OpenAI Dots Resmi Meluncur, Agen AI yang Bisa Kerja Mandiri
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
JOGJA-Setelah lama dikabarkan bakal mengeluarkan ponsel berbasis Windows Phone, akhirnya pabrikan Nokia mulai memperlihatkan produk barunya.
Ponsel terbaru tersebut adalah Nokia Lumia 928. Pabrikan asal Finlandia itu direncanakan menggandeng Verizon dalam produksinya.
Bentuk Lumia 928 kali pertama terlihat dalam sebuah iklan yang ada di majalah Vanity Fair, Selasa (7/5/2013). Iklan tersebut menunjukkan perangkat yang dipegang di tangan seseorang karena ia mencoba untuk mengambil foto dari keluarga mereka di pantai. Logo Verizon, bersama dengan logo Nokia, duduk di atas layar.
Sementara nama perangkat Nokia Lumia 928 terlihat jelas dalam iklan tersebut. Sayangnya, hingga kini dalam situs resminya, Nokia masih merahasiakan mengenai spesifikasi ponsel tersebut.
Adapun kabar yang berkembang sejak sebulan terakhir menyatakan bahwa Nokia tengah melakukan pembicaraan dengan Verizon untuk membawa handset baru ke layanan operator. Dikabarkan Lumia 928 akan datang dengan tubuh logam, layar sentuh 4,5 inci, dan kamera 8 megapiksel.Untuk saat ini, Nokia belum mengungkapkan rincian apapun pada perangkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Partai Gema Bangsa bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah di Jogja membahas desentralisasi politik dan target Pemilu 2029.
Dugaan politik uang muncul di Pilur Panggungharjo. Calon lurah melapor, sementara panitia mengingatkan fakta integritas dan mekanisme penanganan.
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah berpotensi hujan pada 2–5 Oktober 2026 meski kemarau panjang masih melanda banyak daerah.
IKI September 2026 berada di level 51,93 atau turun 0,37 poin. Industri masih ekspansi, tetapi biaya logistik dan BBM menekan laju.