Advertisement
Monster Hunter Dongkrak Pendapatan Capcom
Monster Hunter. (Istimewa - Youtube)
Advertisement
Harianjogja.com, NEW YORK—Divisi permainan Capcom membantu pengembang permainan tersebut meningkatkan labanya pada paruh pertama tahun anggaran. Dari hal itu, sebagian besar peningkatan laba karena penjualan Monster Hunter: World yang terus menguat.
Dilansir gamesindustry.biz, Selasa (30/10/2018), pengembang game asal Jepang itu mengonfirmasi bahwa Monster Hunter: World melampaui 10 juta penjualan dalam kuartal kedua tahun anggaran, periode yang sama dimana game tersebut dirilis juga untuk versi PC.
Advertisement
Ini merupakan rekor tertinggi bagi sebuah game dalam sejarah Capcom. Menurut laporan keuangan, divisi Digital Contents mengalami peningkatan 70% dibanding tahun sebelumnya dalam pendapatan paruh pertama, menjadi 34,2 miliar yen (sekitar Rp4,62 triliun).
Sedangkan laba operasionalnya naik 207% dibanding tahun sebelumnya menjadi 11,8 miliar yen (sekitar Rp1,59 triliun). Secara keseluruhan, pendapatan Capcom selama paruh pertama tahun anggaran saat ini naik 29 persen dibanding tahun sebelumnya, menjadi 43,3 miliar yen (sekitar Rp5,85 triliun).
Laba bersih naik 97% menjadi 6,8 miliar yen (sekitar Rp919,8 miliar), kendati terdapat kerugian akibat penutupan Capcom Vancouver di Kanada. Ke depannya, Capcom berencana meluncurkan versi remake Resident Evil 2 dan Devil May Cry 5 sesegera mungkin sebelum berakhirnya tahun anggaran pengembang game tersebut pada Maret 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




