FIFA Buka Peluang 64 Tim di Piala Dunia 2030, Indonesia Bisa Lolos?
FIFA kaji penambahan peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Usulan ini bisa buka peluang besar bagi Indonesia lolos ke putaran final.
Video call/Zoom meeting - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Google resmi menghadirkan fitur Speech Translation di aplikasi mobile Google Meet, memungkinkan percakapan rapat diterjemahkan secara hampir real-time tanpa perlu membaca teks.
Fitur ini sebelumnya tersedia di Google Meet versi web kini diperluas ke perangkat mobile berbasis Android dan iOS.
Melalui fitur ini, pengguna dapat memahami percakapan dalam rapat daring secara langsung dalam bahasa lain, sehingga komunikasi terasa lebih alami tanpa harus bergantung pada teks terjemahan.
Dalam pengumuman resminya melalui laman Workspace Updates, Google menyebutkan fitur ini mendukung terjemahan dua arah antara bahasa Inggris dan Spanyol, Prancis, Jerman, Portugis, serta Italia.
Namun, dalam satu sesi rapat, hanya satu pasangan bahasa yang dapat digunakan, misalnya Inggris–Spanyol.
Cara Mengaktifkan Speech Translation di Google Meet Mobile
Untuk menggunakan fitur ini, pengguna cukup masuk ke dalam rapat di aplikasi Google Meet, lalu membuka menu pengaturan dengan mengetuk ikon tiga titik di bagian bawah layar.
Selanjutnya, pilih menu “Tools” (alat), kemudian aktifkan opsi “Speech Translation”.
Pengguna juga dapat menentukan bahasa sumber (bahasa yang digunakan) dan bahasa target (bahasa yang ingin didengar) pada menu tersebut.
Perlu diperhatikan, fitur ini hanya menerjemahkan suara lawan bicara, sementara suara pengguna tidak otomatis diterjemahkan ke peserta lain.
Google memastikan hasil terjemahan tetap mempertahankan nada bicara asli pembicara agar percakapan terasa lebih natural.
Jadwal Rilis Bertahap
Google akan merilis fitur ini secara bertahap dalam dua skema.
Proses distribusi dilakukan hingga 15 hari, sehingga pengguna yang belum mendapatkan fitur ini diminta menunggu.
Ketersediaan dan Pengembangan
Fitur Speech Translation tersedia untuk pengguna Google Workspace tertentu, seperti Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, dan Frontline Plus.
Pengguna individu juga dapat mengaksesnya melalui paket Google AI Pro dan Google AI Ultra, serta add-on untuk bisnis dan pendidikan.
Ke depan, Google berencana terus menyempurnakan fitur ini, termasuk meningkatkan akurasi terjemahan, pemahaman konteks, serta pembaruan antarmuka pengguna.
Bagi pengguna yang sering mengikuti rapat internasional, fitur ini menjadi solusi praktis untuk mengatasi kendala bahasa tanpa harus membaca teks terjemahan secara manual.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FIFA kaji penambahan peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Usulan ini bisa buka peluang besar bagi Indonesia lolos ke putaran final.
BYD membuka opsi refund penuh kepada 1.265 konsumen di Australia setelah menjual mobil dengan tahun produksi berbeda. Kerugian perusahaan berpotensi menembus Rp
Apple siapkan chip M7 Ultra 2028 untuk AI, dengan memori 1,5TB dan performa setara Nvidia Blackwell. Langkah ambisius di era kecerdasan buatan.
Wonderwall milik Oasis berubah menjadi lagu keberuntungan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Tradisi baru ini menyatukan pemain dan suporter saat The Three Lio
Kung Fu Soccer karya Stephen Chow mencetak pendapatan Rp1,21 triliun dalam dua hari di China. Film penerus spiritual Shaolin Soccer ini sukses besar meski menua
Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026 kembali digelar dan memasuki putaran kedua bersamaan dengan ajang Malaysia Superbike Championship