Jadwal DAMRI YIA ke Jogja Senin 18 Mei Mei, Tarif Rp80.000
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Kegiatan penyampaian ATP dan STP terkait pengembangan varietas padi oleh Batan, Senin (2/12/2019). /Ist-Batan.
Harianjogja.com, JOGJA--Teknologi nuklir bisa mempercepat panen padi serta meningkatkan kualitas varietas padi lokal. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) bersama mitranya yang tergabung dalam pengembangan Science Techno Park (STP) dan Agro Techno Park (ATP) mengembangkan varietas padi lokal di tiga daerah di Indonesia.
Deputi Sains dan Aplikasi Teknologi Nuklir Batan Efrizon Umar menjelaskan selama lima tahun berjalan PAIR bersama ATP dan STP telah menghasilkan sejumlah varietas produk lokal yang diperbaiki antara lain Rojolele Srinuk dan Rojolele Srinar yang berada di Klaten. Melalui sejumlah ATP tersebut diharapkan ada perbaikan varietas padi lokal sehingga produktivitasnya meningkat.
Varietas padi yang dihasilkan Batan ini terbukti menghasilkan padi dengan kapasitas lebih besar dibandingkan varietas padi pada umumnya, sehingga meningkatkan penghasilan petani. Dengan hitungan, jika sebelumnya hanya mendapatkan sekitar enam ton per hektare, namun bisa meningkat menjadi 10 ton per hektare.
"Pengembangan ATP dan STP ini merupakan bagian dari kegiatan hilirisasi produk litbang iptek nuklir yang dihasilkan Batan untuk masyarakat. Fokusnya adalah bidang pertanian dan peternakan," terangnya dalam rilisnya, Selasa (3/12/2019).
Selain di Klaten, kata dia, pihaknya juga mengembangkan varietas padi di Musi Rawas bernama dayang rindu yang akan dikembangkan di 2020, kemudian di Polewali Mandar varietas yang dikembangkan yaitu Hamanyan serta beras aromatik. Pencapaian hasil ATP dan STP tiga daerah ini didiskusikan dalam sarasehan yang mengusung tema pengembangan pertanian terpadu antara peternakan, pelaku usaha, pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak, bertempat di Klaten, Jawa Tengah, selama dua hari mulai Senin (2/12/2019).
Salah satu bahasannya terkait fakta tanaman lokal seperti varietas rojolele, dulunya memiliki masa panen yang cukup lama dan tidak tahan wereng. Namun melalui teknologi nuklir bisa diubah menjadi masa panen lebih singkat dengan kualitas yang lebih baik. Pihaknya akan terus menyebarluaskan hasil itu untuk diterapkan masyarakat sehingga mendapatkan manfaat dari teknologi nuklir. Tak hanya pertanian, nuklir juga sedang dikembangkan untuk peternakan.
"Selain di bidang pertanian, melalui ATP dan STP ini, kami sedang mengembangkan pola peternakan secara komunal, di mana pengelolaan ternak yang dilakukan secara bersama oleh masyarakat. Sistem ini bisa memberi banyak keuntungan dari sisi modal, hasil maupun dalam penerapan metode atau teknologi baru,” katanya.
Kepala PAIR Batan Totti Tjiptosumirat menambahkan, penyampaian capaian ATP dan STP selain sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat, sekaligus untuk memasyarakatkan hasil litbang iptek nuklir kepada masyarakat. Sehingga diharapkan menjadi daya tarik bagi para calon pengusaha pemula berbasis teknologi.
Ia berharap, hasil penelitian Batan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Sehingga iptek nuklir tidak lagi dipahami sebagai suatu hal yang menakutkan oleh masyarakat. Teknologi nuklir dapat menjadi komoditi dagang bagi para pengusaha pemula berbasis teknologi.
"Banyak tantangan yang harus dihadapi khususnya dalam hal mempertahankan keberadaan ATP dan STP ketika program pengembangan ini usai. Tetapi melalui kerja sama yang dibangun, tantangan tersebut dapat terselesaikan. Mulai dari kelembagaan, jejaring, pemanfaatan teknologi hingga pembentukan pasar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.