Empat Musim Pertiwi Karya Kamila Andini Tayang di Festival Film Dunia 2026
Empat Musim Pertiwi karya Kamila Andini akan world premiere di TIFF 2026. Film ini terinspirasi lanskap Bromo dan kisah perempuan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - WhatsApp punya fitur keamanan untuk memblokir orang asing yang mengganggu. Ini bisa dimanfaatkan demi mencegah orang yang tidak dikenal undang masuk grup yang tidak diinginkan.
Dirangkum Okezone, fitur keamaman tersebut sudah ada sejak April 2019 silam, berguna juga supaya pengguna tidak otomatis asal masuk ke grup WhatsApp.
Melalui fitur ini, pengguna bisa membatasi dan memilih siapa saja yang dapat mengundang ke grup, sekaligus menolak undangan yang masuk.
Jika sampai sekarang belum mengetahui bagaimana cara memanfaatkan fitur privasi tersebut, simak penjelasannya di bawah ini.
1. Ketuk lambang 3 titik dan pilih opsi \'Setelan\'
2. Klik \'Akun\'
3. Pilih \'Privasi\'
4. Ketuk opsi \'Grup\'
5. Tentukan pilihan antara \'Kontak Saya\' atau \'Kontak Saya Kecuali...\'
Sebagai catatan, kalau memilih \'Kontak Saya\' artinya akun yang nomornya tidak disimpan tak akan bisa asal undang ke grup, kecuali dengan mengirimkan link grup ke chat personal.
Sementara itu, ketika opsi \'Kontak Saya Kecuali...\' yang dipilih, pengguna dapat memilah siapa aja yang ingin dibatasi atau sebaliknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat Musim Pertiwi karya Kamila Andini akan world premiere di TIFF 2026. Film ini terinspirasi lanskap Bromo dan kisah perempuan.
BNPB memfokuskan verifikasi 98.986 rumah rusak pascagempa Flores, sementara distribusi logistik telah mencapai 98,39 persen.
Jasa Marga telah menyerap capex Rp4,4 triliun hingga semester I/2026. Simak progres Tol Jogja-Bawen dan Jogja-Solo.
Imigrasi Semarang mendeportasi dua WN China yang terjaring operasi pengawasan di KIK. Sebanyak 505 WNA diperiksa legalitasnya.
Cek jadwal 6 bansos September 2026, mulai PKH, BPNT, beras, PIP, PBI JKN hingga KIP Kuliah dan BLT Kesra Rp900.000.
LLDIKTI V menginisiasi konsorsium perguruan tinggi se-DIY untuk memperkuat kolaborasi kampus, pemerintah, dunia usaha, dan industri.