Toto Wolff Kritik Pembalap MotoGP soal Polemik GP Qatar 2026
Toto Wolff mengkritik sikap pembalap MotoGP terkait GP Qatar 2026 dan mendukung keputusan manajemen kejuaraan melanjutkan balapan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Kryptowire, sebuah perusahaan penyedia solusi privasi dan keamanan mobile menyatakan beberapa merek ponsel di pasaran yang menggunakan chipset buatan Unisoc rawan jadi sasaran hacker.
Adapun beberapa merek yang menggunakan chipset dari perusahaan Tiongkok tersebut di antaranya adalah Realme, Oppo, Xiaomi, Nokia, dan lain-lain.
Krytowire mengungkap, chipset Unisoc SC9863A tersebut memiliki celah yang jika tereksploitasi memungkinkan hacker mendapatkan data pengguna dan mengendalikan perangkat dari jauh. Selain itu, hacker bisa masuk dan mendapatkan akses ke rekaman panggilan, pesan, kontak, dan data pribadi lainnya.
Selain itu, hacker juga bisa melakukan screen recording atau memakai kamera eksternal untuk merekam video dan mengoperasikan perangkat dari jarak jauh.
Kryptowire pun telah melaporkan hal itu ke Unisoc sejak Desember 2021 dan berharap Unisoc memperbaiki masalah serta menghentikan produksi model chipset SC9863A.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : GizChina
Toto Wolff mengkritik sikap pembalap MotoGP terkait GP Qatar 2026 dan mendukung keputusan manajemen kejuaraan melanjutkan balapan.
Presiden Paraguay Santiago Peña dimakzulkan setelah krisis Ueno Bank membekukan dana jutaan nasabah. Pedro Alliana berjanji memberi kompensasi.
PSS Sleman kehilangan Stefan Ashkovski, Kevin Gomes, dan Christophe Nduwarugira saat menghadapi Bhayangkara FC, Minggu (8/11/2026).
Imigrasi memanfaatkan I-GHAS 24/7 yang terhubung ke 196 negara untuk mempercepat deteksi buronan internasional di perbatasan.
Ketua DPD Golkar DIY Singgih Januratmoko menegaskan dukungan kepada Bahlil Lahadalia dan meminta kader tidak terpengaruh isu Munaslub.
Profil Tito Karnavian, mulai dari pendidikan, perjalanan karier di Polri, prestasi sebagai Kapolri, hingga kontroversi sebelum menjadi Mendagri.