Veda Ega Puas Jadi Tercepat di Practice, tapi Masih Ingin Lebih Baik
Veda Ega Pratama puas jadi tercepat di practice Moto3 Jerman (1'25.848), tetapi targetkan perbaikan. Bangkit dari posisi 23 di FP1. "Setelan motor lebih baik.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Kryptowire, sebuah perusahaan penyedia solusi privasi dan keamanan mobile menyatakan beberapa merek ponsel di pasaran yang menggunakan chipset buatan Unisoc rawan jadi sasaran hacker.
Adapun beberapa merek yang menggunakan chipset dari perusahaan Tiongkok tersebut di antaranya adalah Realme, Oppo, Xiaomi, Nokia, dan lain-lain.
Krytowire mengungkap, chipset Unisoc SC9863A tersebut memiliki celah yang jika tereksploitasi memungkinkan hacker mendapatkan data pengguna dan mengendalikan perangkat dari jauh. Selain itu, hacker bisa masuk dan mendapatkan akses ke rekaman panggilan, pesan, kontak, dan data pribadi lainnya.
Selain itu, hacker juga bisa melakukan screen recording atau memakai kamera eksternal untuk merekam video dan mengoperasikan perangkat dari jarak jauh.
Kryptowire pun telah melaporkan hal itu ke Unisoc sejak Desember 2021 dan berharap Unisoc memperbaiki masalah serta menghentikan produksi model chipset SC9863A.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : GizChina
Veda Ega Pratama puas jadi tercepat di practice Moto3 Jerman (1'25.848), tetapi targetkan perbaikan. Bangkit dari posisi 23 di FP1. "Setelan motor lebih baik.
PDIP Jawa Tengah belum menentukan sikap atas penangkapan Bupati Sukoharjo Etik Suryani oleh KPK. Partai masih menunggu rilis resmi.
Parfait stroberi dan yogurt kaya protein, serat, dan probiotik, bantu kenyang lebih lama dan dukung program penurunan berat badan.
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Polda Metro Jaya masih menelusuri kepemilikan aset dalam kasus korupsi dan TPPU. Penggeledahan dilakukan di 13 lokasi di Jakarta hingga Bogor.
DPRD DIY mendesak perbaikan akses jalan menuju Geosite Lava Bantal Sleman. Jalan rusak sepanjang 1 km menghambat bus wisata masuk lokasi.