Dibantai Swedia 1-5, Tunisia Pecat Lamouchi dan Tunjuk Renard
Tunisia resmi menunjuk Herve Renard sebagai pelatih baru setelah memecat Sabri Lamouchi usai kekalahan telak 1-5 dari Swedia di Piala Dunia 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Kryptowire, sebuah perusahaan penyedia solusi privasi dan keamanan mobile menyatakan beberapa merek ponsel di pasaran yang menggunakan chipset buatan Unisoc rawan jadi sasaran hacker.
Adapun beberapa merek yang menggunakan chipset dari perusahaan Tiongkok tersebut di antaranya adalah Realme, Oppo, Xiaomi, Nokia, dan lain-lain.
Krytowire mengungkap, chipset Unisoc SC9863A tersebut memiliki celah yang jika tereksploitasi memungkinkan hacker mendapatkan data pengguna dan mengendalikan perangkat dari jauh. Selain itu, hacker bisa masuk dan mendapatkan akses ke rekaman panggilan, pesan, kontak, dan data pribadi lainnya.
Selain itu, hacker juga bisa melakukan screen recording atau memakai kamera eksternal untuk merekam video dan mengoperasikan perangkat dari jarak jauh.
Kryptowire pun telah melaporkan hal itu ke Unisoc sejak Desember 2021 dan berharap Unisoc memperbaiki masalah serta menghentikan produksi model chipset SC9863A.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : GizChina
Tunisia resmi menunjuk Herve Renard sebagai pelatih baru setelah memecat Sabri Lamouchi usai kekalahan telak 1-5 dari Swedia di Piala Dunia 2026.
Rupiah melemah ke Rp17.762 per dolar AS. Pasar menanti keputusan The Fed dan RDG BI di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah.
Komdigi mengingatkan ancaman penipuan AI dan deepfake yang makin marak. Kerugian akibat kejahatan digital tercatat mencapai Rp9 triliun.
Lonjakan wisatawan sore hingga malam di Pantai Glagah dan Congot mendorong Dispar Kulonprogo memperpanjang jam operasional TPR demi mengoptimalkan PAD.
TelkomGroup dan Mitratel menanam 2.000 fragmen terumbu karang di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, untuk mendukung pemulihan ekosistem laut.
Harga batu bara acuan periode II Juni 2026 naik menjadi US$123,91 per ton. ESDM menyiapkan relaksasi kuota produksi menyusul kenaikan harga global.