Check-in Bagasi di Bandara Haneda Wajib 30 Menit Sebelum Berangkat
Check-in bagasi domestik di Bandara Haneda Jepang wajib 30 menit sebelum berangkat mulai 1 September 2026. Berlaku untuk ANA, JAL, dan 4 maskapai lainnya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Kryptowire, sebuah perusahaan penyedia solusi privasi dan keamanan mobile menyatakan beberapa merek ponsel di pasaran yang menggunakan chipset buatan Unisoc rawan jadi sasaran hacker.
Adapun beberapa merek yang menggunakan chipset dari perusahaan Tiongkok tersebut di antaranya adalah Realme, Oppo, Xiaomi, Nokia, dan lain-lain.
Krytowire mengungkap, chipset Unisoc SC9863A tersebut memiliki celah yang jika tereksploitasi memungkinkan hacker mendapatkan data pengguna dan mengendalikan perangkat dari jauh. Selain itu, hacker bisa masuk dan mendapatkan akses ke rekaman panggilan, pesan, kontak, dan data pribadi lainnya.
Selain itu, hacker juga bisa melakukan screen recording atau memakai kamera eksternal untuk merekam video dan mengoperasikan perangkat dari jarak jauh.
Kryptowire pun telah melaporkan hal itu ke Unisoc sejak Desember 2021 dan berharap Unisoc memperbaiki masalah serta menghentikan produksi model chipset SC9863A.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : GizChina
Check-in bagasi domestik di Bandara Haneda Jepang wajib 30 menit sebelum berangkat mulai 1 September 2026. Berlaku untuk ANA, JAL, dan 4 maskapai lainnya.
CEO JPMorgan Jamie Dimon peringatkan bank soal ancaman AI Mythos yang bisa bobol perusahaan tanpa kendali. ACI gaet 40+ perusahaan lindungi infrastruktur kritis
Pendaftaran TKA SMA 2026 gratis hingga 27 September. Cek hal yang harus diperhatikan sekolah dan murid, mulai dari data peserta hingga pilihan mata pelajaran.
Kebakaran lahan di Gunung Gede Pangrango seluas 1 hektare berhasil dipadamkan. Pendakian ditutup sementara 7-11 Agustus 2026, refund difasilitasi BBTNGGP.
OpenAI memperlambat sebagian pengembangan AI Astra setelah hasil pengujian menunjukkan kemampuan keamanan sibernya berpotensi mencapai level Critical. Pengamana
Burnout dapat membuat seseorang lebih mudah marah dan impulsif di media sosial. Psikolog Ratih Ibrahim mengingatkan burnout bukan alasan untuk merugikan orang l