Veda Ega Pratama Siap Balapan Moto3 Jepang Usai Crash
Veda Ega Pratama dipastikan siap balapan Moto3 Jepang setelah crash di Q2. Pembalap Indonesia itu akan start dari posisi ke-18.
Mobil Terbakar /Ist
Harianjogja.com, JOGJA — Kebiasaan menggoyangkan mobil saat mengisi bahan bakar di SPBU sejatinya berbahaya.
Sebab, saat bodi mobil digoyangkan, akan ada potensi besi ujung nosel pompa dispenser bergesekan dengan besi di leher lubang tangki bahan bakar. Gesekan sesama besi ini, berpotensi menimbulkan listrik statis yang bisa menyebabkan kebakaran.
Selain potensi kebarakan, bahan bakar juga berpotensi tercecer ke luar, dan bisa mengotori bodi mobil. Jika didiamkan lama, ceceran bahan bakar ini bisa membuat cat mobil jadi kusam.
Untuk itu, cara terbaik jika ingin mengisi penuh bahan bakar adalah sabar. Jika bahan bakar sudah mencapai ujung leher tangki, biasanya akan turun kembali. Isi lagi bahan bakar hingga naik lagi ke leher bahan bakar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama dipastikan siap balapan Moto3 Jepang setelah crash di Q2. Pembalap Indonesia itu akan start dari posisi ke-18.
Pelebaran Jalan Selokan Mataram Sleman belum tuntas karena pembebasan lahan. Sebanyak 11 bidang, termasuk sebagian Makam Santren Gejayan, disiapkan.
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
Sebanyak 600 lulusan SMK DIY dijadwalkan berangkat bekerja ke luar negeri pada 29 Oktober 2026. Mayoritas akan bekerja sebagai caregiver di Jepang.
Kasus Negreira kembali memanas setelah Real Madrid menyerahkan 50.000 halaman dokumen ke UEFA terkait Barcelona.