Hyundai Tarik Ratusan Ribu Mobil Gara-gara Risiko Rem Mendadak
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
Mobil Terbakar /Ist
Harianjogja.com, JOGJA — Kebiasaan menggoyangkan mobil saat mengisi bahan bakar di SPBU sejatinya berbahaya.
Sebab, saat bodi mobil digoyangkan, akan ada potensi besi ujung nosel pompa dispenser bergesekan dengan besi di leher lubang tangki bahan bakar. Gesekan sesama besi ini, berpotensi menimbulkan listrik statis yang bisa menyebabkan kebakaran.
Selain potensi kebarakan, bahan bakar juga berpotensi tercecer ke luar, dan bisa mengotori bodi mobil. Jika didiamkan lama, ceceran bahan bakar ini bisa membuat cat mobil jadi kusam.
Untuk itu, cara terbaik jika ingin mengisi penuh bahan bakar adalah sabar. Jika bahan bakar sudah mencapai ujung leher tangki, biasanya akan turun kembali. Isi lagi bahan bakar hingga naik lagi ke leher bahan bakar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
Bupati Gunungkidul dorong batik motif tawon sebagai ikon daerah. Sarat filosofi dan berpotensi tingkatkan ekonomi masyarakat.
California tetapkan darurat akibat tangki kimia berisiko meledak di Orange County. Suhu terus naik, potensi ledakan diwaspadai.
Ruko di Solo Baru jadi markas sindikat penipuan internasional. Polisi tangkap 38 tersangka dengan modus investasi kripto palsu.
Salad jadi pilihan sehat rendah kalori yang bantu pencernaan dan diet. Simak manfaat dan resep salad segar untuk musim panas.
Kecelakaan Gus Hilman di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) diduga akibat sopir mengantuk. Dua staf meninggal, polisi masih selidiki.