Airbag Honda Bisa Mendadak Aktif, 99 Ribu Mobil Honda di AS Ditarik

Jumali
Jumali Jum'at, 29 Mei 2026 17:57 WIB
Airbag Honda Bisa Mendadak Aktif, 99 Ribu Mobil Honda di AS Ditarik

Logo Honda/Reuters-Michael Caronna

Harianjogja.com, JOGJA— Raksasa otomotif asal Jepang, Honda Motor, resmi mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap hampir 99.000 unit kendaraannya di pasar Amerika Serikat (AS). Kebijakan darurat ini diambil seusai ditemukan adanya cacat produksi serius pada sistem kantong udara (airbag) yang berpotensi mengembang secara mendadak tanpa adanya benturan.

Melansir laporan resmi dari Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA), total armada yang teridentifikasi mengalami masalah ini mencapai 98.892 unit. Deretan mobil yang masuk dalam daftar penarikan meliputi beberapa varian populer, di antaranya Acura TLX, Accord Hybrid, serta Honda Accord untuk tahun produksi 2022.

Regulator keselamatan jalan raya menegaskan, malafungsi pada komponen krusial ini patut diwaspadai karena dapat membahayakan privasi keselamatan penumpang di baris depan. Terutama bagi para orang tua yang sering membawa anak kecil atau meletakkan kursi khusus bayi (baby car seat).

Dipicu Keretakan Sensor Berat

Hasil investigasi mendalam menunjukkan bahwa sumber petaka berasal dari sensor pemantau berat penumpang yang terpasang di kursi depan sebelah kiri. Komponen elektronik tersebut dilaporkan rawan mengalami keretakan fisik yang memicu terjadinya hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

Kondisi sirkuit yang terganggu itu membuat sistem komputer mobil gagal mendeteksi profil penumpang secara akurat. Imbasnya, sistem keselamatan pasif kendaraan bisa salah membaca data dan melontarkan airbag secara tiba-tiba, sekalipun di atas jok tersebut hanya terdapat bayi dalam kursi khusus yang secara regulasi desain pabrikan seharusnya menahan ledakan airbag.

NHTSA memperingatkan bahwa gangguan teknis pada sensor berat ini membuat fitur keselamatan tidak mampu bekerja sesuai cetak biru operasional aslinya, sehingga justru berbalik menjadi ancaman fatal bagi penumpang.

Langkah Perbaikan Gratis di Bengkel Resmi

Merespons temuan berbahaya tersebut, pihak Honda bergerak cepat dengan menyiapkan program mitigasi bagi para konsumen setianya. Jaringan dealer resmi Honda akan melakukan penggantian komponen sensor berat kursi yang bermasalah secara massal tanpa memungut biaya sepeser pun alias gratis.

Masyarakat pemilik unit di AS diimbau untuk segera melakukan penjadwalan servis ke bengkel resmi terdekat guna mendapatkan komponen pengganti yang lebih aman. Proses perbaikan diklaim berjalan relatif singkat dan tidak akan menyita waktu para pemilik kendaraan.

Kasus penarikan unit ini kian memperpanjang daftar hitam recall di panggung industri otomotif global, yang belakangan ini kian diperketat oleh jajaran regulator lintas negara terkait standardisasi fitur keselamatan berkendara.

Sementara itu, bagi para pencinta otomotif di tanah air yang kebetulan memiliki unit mobil Honda rakitan Amerika Serikat lewat jalur importir umum (IU), sangat disarankan untuk melakukan langkah antisipasi. Konsumen bisa mendatangi bengkel resmi Honda Indonesia guna melakukan pengecekan berkala pada nomor rangka atau Vehicle Identification Number (VIN) demi memastikan kendaraan kesayangan bebas dari risiko kerusakan serupa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online