Kenangan Manis di Mugello Bikin Veda Penuh Percaya Diri
Veda Ega Pratama kembali ke Mugello untuk menjaga posisi lima besar klasemen Moto3 Italia 2026.
Ilustrasi mobil Ford/Ford.co.uk
Harianjogja.com, JOGJA — Pabrikan mobil asal Amerika Serikat, Ford telah menjual pabriknya, di Kota Sanand, negara bagian Gujarat barat, India kepada Tata Motors. Penjualan itu dilakukan setelah Ford akan berhenti memproduksi kendaraan di India, menyusul minimnya pangsa pasar.
Penjualan pabrik yang dilakukan oleh Ford tersebut, tidak hanya mencakup tanah, tapi juga bangunan, aset serta karyawan kepada Tata Motors. Adapun besaran angka penjualan dari Ford ke Tata Motors tersebut diprediksi mencapai 150 juta dolar AS.
Di mana, besaran dana tersebut diperoleh Tata Motors tidak hanya dari insentif pemerintah, tapi juga dari pengumpulan uang 1 miliar dolar AS dari perusahaan swasta TPG untuk bisnis EV-nya.
“Meningkatnya preferensi pelanggan untuk kendaraan penumpang dan listrik yang dibuat oleh Tata Motors telah menyebabkan pertumbuhan berlipat ganda. Potensi transaksi ini akan mendukung perluasan kapasitas,” kata direktur pelaksana Tata Passenger Electric Mobility Shailesh Chandra.
Tata Motors mendominasi pasar mobil listrik di India dan berencana untuk mengembangkannya lebih jauh dengan insentif miliaran dolar dari pemerintah. Kapasitas produksi diharapkan menjadi 300.000 unit per tahun setelah mesin baru dipasang untuk meningkatkan produksi EV, dengan kapasitas meningkat menjadi 400.000 unit segera setelahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Carscoops
Veda Ega Pratama kembali ke Mugello untuk menjaga posisi lima besar klasemen Moto3 Italia 2026.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.
SUV Denza B8 BYD meluncur di Malaysia dengan harga Rp2,3 miliar dan berpotensi masuk Indonesia dengan teknologi hybrid canggih.
Como 1907 lolos Liga Champions namun menghadapi masalah stadion dan defisit Rp1,8 triliun yang mengancam di Eropa.
Lewis Hamilton dan Max Verstappen kembali terlibat duel sengit di GP Kanada 2026 saat Ferrari mulai menunjukkan kebangkitan.