Serikat Pekerja Samsung Menang, Bonus Triliunan Rupiah Jadi Sorotan
Samsung Electronics sepakati bonus hingga Rp6,4 miliar bagi pekerja chip, picu gelombang tuntutan buruh di Korea Selatan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Anda pengguna perangkat Windows pasti sering mendapati perangkat tiba-tiba crash atau freeze? Tentu hal ini akan membuat kita jadi jengkel. Apalagi jika laptop/PC lemot saat Anda gunakan untuk bekerja ataupun mengerjakan tugas.
Perangkat Windows Anda crash atau freeze itu disebabkan berbagai hal. Salah satunya adalah kebiasan kita yang keliru. Berikut kebiasaan keliru yang menyebabkan perangkat Windows lemot, crash atau freeze :
Jika Anda suka menginstal aplikasi yang tidak dibutuhkan, maka ini akan membuat perangkat Windows Anda bekerja ekstra. Lalu solusinya? Anda bisa memakai aplikasi bawaan sesuai kebutuhan Anda.
Microsoft Defender adalah aplikasi perangkat lunak bawaan dari sistem operasi Windows, yang mencegah ancaman atau virus masuk ke sistem. Namun, kerap di antara kita mengaktifkan Microsoft Defender dengan antivirus. Alhasil, perangkat Windows Anda akan bekerja ekstra dan membuat lemot.
Sebenarnya tidak masalah jika Anda ingin mengkustom Windows supaya terlihat lebih cantik, untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Tapi, kustomisasi yang berlebihan juga bisa menimbulkan masalah untuk Windows. Salah satunya adalah membuat Windows lelet, bahkan freeze.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung Electronics sepakati bonus hingga Rp6,4 miliar bagi pekerja chip, picu gelombang tuntutan buruh di Korea Selatan.
Menlu Sugiono mendorong reformasi PBB dan Dewan Keamanan agar lebih relevan menghadapi konflik global dan tantangan dunia saat ini.
Istana menegaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari program Banpres untuk masyarakat dan bukan untuk kepentingan pribadi.
Polresta Pekalongan mengusut dugaan pencabulan enam santriwati di sebuah ponpes di Buaran dan mengamankan pengasuh pondok.
InJourney Airports memproyeksikan tiga juta penumpang pesawat melintas di 37 bandara selama libur Iduladha dan Hari Lahir Pancasila 2026.
Ledakan balon udara berpetasan di Blitar saat Iduladha menewaskan satu warga dan melukai dua anak di Desa Tambakan.