BTS THE CITY ARIRANG Tak Digelar di Indonesia, Ini Alasannya
HYBE memastikan BTS THE CITY ARIRANG belum direncanakan hadir di Indonesia. Singapura menjadi tuan rumah program wisata bertema BTS pada Desember 2026.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Anda pengguna perangkat Windows pasti sering mendapati perangkat tiba-tiba crash atau freeze? Tentu hal ini akan membuat kita jadi jengkel. Apalagi jika laptop/PC lemot saat Anda gunakan untuk bekerja ataupun mengerjakan tugas.
Perangkat Windows Anda crash atau freeze itu disebabkan berbagai hal. Salah satunya adalah kebiasan kita yang keliru. Berikut kebiasaan keliru yang menyebabkan perangkat Windows lemot, crash atau freeze :
Jika Anda suka menginstal aplikasi yang tidak dibutuhkan, maka ini akan membuat perangkat Windows Anda bekerja ekstra. Lalu solusinya? Anda bisa memakai aplikasi bawaan sesuai kebutuhan Anda.
Microsoft Defender adalah aplikasi perangkat lunak bawaan dari sistem operasi Windows, yang mencegah ancaman atau virus masuk ke sistem. Namun, kerap di antara kita mengaktifkan Microsoft Defender dengan antivirus. Alhasil, perangkat Windows Anda akan bekerja ekstra dan membuat lemot.
Sebenarnya tidak masalah jika Anda ingin mengkustom Windows supaya terlihat lebih cantik, untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Tapi, kustomisasi yang berlebihan juga bisa menimbulkan masalah untuk Windows. Salah satunya adalah membuat Windows lelet, bahkan freeze.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
HYBE memastikan BTS THE CITY ARIRANG belum direncanakan hadir di Indonesia. Singapura menjadi tuan rumah program wisata bertema BTS pada Desember 2026.
Disperindag Sleman menjajaki tenant kuliner dan pusat oleh-oleh di Pasar Prambanan untuk menarik anak muda mulai 2027.
Kelompok muda Jerman Gen Z Regelt menyiapkan demo 31 Oktober dan menuntut pendidikan, perlindungan iklim, serta penolakan wajib militer.
Polda Metro Jaya membebaskan 19 orang yang ditangkap terkait demo Jakarta pada 28 Oktober 2026 setelah pemeriksaan oleh penyidik.
Pemkab Kulon Progo memperkuat koordinasi kehumasan 46 OPD untuk mewujudkan layanan informasi publik yang transparan, adaptif, responsif, dan mudah diakses masya
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.