Messi Didenda MLS Usai Tampar Leher Pemain Philadelphia Union
Lionel Messi didenda MLS setelah menampar bagian belakang leher Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami vs Philadelphia Union.
Mobil rombongan keluarga yang tak kuat menanjak di jalur Cinomati, Kamis (5/5/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA — Setiap pemilik mobil tentunya mendambakan performa mobil yang maksimal setiap berkendara. Namun seiring berjalannya waktu, usia pakai dan jarak tempuh mobil yang tak lagi muda kerap kali kita mendapati mobil jadi kurang bertenaga.
Tentunya jika mengalami kendala ini, Anda harus mencari tahu penyebab dan cara mengatasinya. Berikut beberapa faktor pemicu penurunan performa pada mobil Anda, seperti dikutip dari Suzuki, Selasa (23/8/2022) :
Pertama-tama perhatikan kondisi sistem bahan bakar yang ada pada mobil. Lakukan pengecekan pada filter bahan bakar juga. Sebab komponen ini berperan penting dalam menyuplai bahan bakar pada mobil. Jika terjadi kendala seperti tersumbat dan kotor, maka fungsi suplai bahan bakar tidak akan berfungsi secara optimal. Filter bahan bakar yang kotor akan menyebabkan penyerapan bahan bakar tidak sempurna dan tekanan injektor jadi tidak stabil. Mobil pun jadi tersendat dan performanya jadi berkurang. Lakukan perawatan filter bahan bakar agar dengan rutin melakukan pengecekan dan pembersihan secara berkala.
Layaknya filter bahan bakar, keberadaan filter udara juga tak kalah pentingnya. Komponen ini bertugas menyuplai oksigen untuk mesin dan menyaringnya agar udara yang masuk ke mesin tidak kotor. Filter udara yang kondisinya kurang baik menyebabkan akselerasi mobil jadi berkurang. Hal ini disebabkan oksigen yang disuplai ke mesin kualitasnya kurang baik. Padahal, kualitas oksigen sangat mempengaruhi proses pembakaran dalam mesin, karenanya penting bagi Anda memastikan kondisi filter udara tetap prima dan tidak kotor harus jadi agenda wajib bagi Anda.
Komponen pengapian pada mesin mobil terletak pada busi. Saat busi tidak bisa bekerja dengan maksimal, ini bisa menyebabkan penurunan performa kendaraan Anda. Sebab busi mobil memiliki fungsi penting yaitu sebagai pemantik api pembakaran di kepala silinder. Tanpa adanya busi yang bekerja optimal, mesin akan sulit dihidupkan apalagi berakselerasi. Agar terhindar dari kendala ini lakukan pembersihan secara berkala pada busi. Selain itu, ganti juga busi yang sudah kotor atau usang. Jangan menunda untuk mengganti busi yang sudah rusak. Sebab jika dibiarkan terus menerus, bisa memicu kerusakan yang lebih parah menjalar ke komponen lain pada mesin mobil.
Penyebab lain dari penurunan performa mobil adalah mesin yang bermasalah. Biasanya masalah seputar mesin yang paling sering terjadi adalah mesin yang terlalu panas atau overheat. Untuk mengatasi masalah overheat Anda perlu mengidentifikasi penyebabnya terlebih dahulu, apakah sistem pendingin tidak optimal atau oli mesin yang berkurang. Untuk memeriksa kondisi ini secara lebih detail, kunjungi bengkel resmi Suzuki yang ada di tempat Anda.
Tiap jenis bahan bakar tentunya sudah diperuntukkan untuk jenis mesin yang berbeda-beda pula. Sebab tiap bahan bakar memiliki tingkat oktan yang berbeda dan semakin tinggi angka oktan kualitas dan performa yang dihasilkan akan semakin baik. Karenanya jika ingin merasakan performa semakin maksimal dan bertenaga, gunakanlah jenis bahan bakar dengan tingkat oktan yang terbaik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lionel Messi didenda MLS setelah menampar bagian belakang leher Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami vs Philadelphia Union.
Klaten International Motocross 2026 diikuti 125 rider nasional dan internasional sekaligus mendorong sport tourism serta ekonomi lokal.
12 gudang Bulog rusak akibat gempa NTT, terutama di Ruteng. Stok beras dipindahkan ke tenda BNPB dan TNI agar tetap aman untuk disalurkan.
Tito Karnavian menegaskan larangan membuka lahan dengan cara membakar tanpa kecuali melalui Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2026.
Isi chat dugaan cashback Rp4.000 per kilogram pengadaan telur SPPG di Sukoharjo viral. BGN akan mengecek dugaan tersebut.
OIKN meminta warga melaporkan titik api di IKN melalui aplikasi IKNOW di tengah ancaman karhutla akibat fenomena El Nino.