65 Pekerjaan yang Diprediksi Aman dari Ancaman AI
Sebanyak 65 profesi disebut sulit digantikan AI, mulai tenaga medis, guru, hingga arsitek dan pekerjaan kreatif.
Simcard
Harianjogja.com, SOLO—Belum lama ini, Indonesia dikejutkan dengan kabar bocornya data SIM Card yang dijual di situs gelap. Bukan hanya sejuta atau dua juta, namun ada 1,3 miliar data yang diduga bocor.
Tentu saja kabar ini membuat waswas, sebab data SIM Card termasuk cukup lengkap. Saat mendaftarkan SIM Card, seseorang akan diminta mendaftakan data berupa No Induk Keluarga dan NIK pribadinya.
Itu artinya, baik nama, alamat, nama ibu dan berbagai informasi lainnya bisa dilihat jelas oleh hacker. Meski demikian, ada cara yang bisa digunakan untuk mengecek apakah nomor kamu termasuk ke dalam 1,3 miliar yang datanya tersebar atau tidak.
BACA JUGA: Rilis 7 September, Ada 3 Hal Baru di iPhone 14 Pro dan Pro Max
Begini caranya:
1. Buka situs https://periksadata.com/simcardkominfo/
2. Masukkan nomor HP di kolom yang disediakan
3. Setelahnya klik opsi 'Periksa Sekarang'
Jika nomor kamu tidak termasuk nomor ponsel yang datanta tersebar, maka akan keluar tulisan "WAH SELAMAT! Data kamu tidak termasuk di dalam sampel yang diberikan oleh pelaku sebanyak 2 juta data".
Meski demikian, situs ini hanya mampu mengenali 2 juta data simcard, padahal menurut dugaan ada 1,3 miliar data yang bocor.
BACA JUGA: Dibanderol Mulai Rp1 Jutaan, Kenali Spesifikasi Vivo Y16
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan
Asita DIY menilai tren wisata multi-destinasi menjadi peluang besar bagi Yogyakarta untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, dan men
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
PT Importa Jaya Abadi membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara setelah memperkuat dominasinya di pasar domestik.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI