Iran Segera Gabung Bank BRICS, Hindari Tekanan Sanksi AS
Iran dikabarkan segera bergabung dengan New Development Bank milik BRICS di tengah tekanan sanksi dan konflik dengan AS serta Israel.
Simcard
Harianjogja.com, SOLO—Belum lama ini, Indonesia dikejutkan dengan kabar bocornya data SIM Card yang dijual di situs gelap. Bukan hanya sejuta atau dua juta, namun ada 1,3 miliar data yang diduga bocor.
Tentu saja kabar ini membuat waswas, sebab data SIM Card termasuk cukup lengkap. Saat mendaftarkan SIM Card, seseorang akan diminta mendaftakan data berupa No Induk Keluarga dan NIK pribadinya.
Itu artinya, baik nama, alamat, nama ibu dan berbagai informasi lainnya bisa dilihat jelas oleh hacker. Meski demikian, ada cara yang bisa digunakan untuk mengecek apakah nomor kamu termasuk ke dalam 1,3 miliar yang datanya tersebar atau tidak.
BACA JUGA: Rilis 7 September, Ada 3 Hal Baru di iPhone 14 Pro dan Pro Max
Begini caranya:
1. Buka situs https://periksadata.com/simcardkominfo/
2. Masukkan nomor HP di kolom yang disediakan
3. Setelahnya klik opsi 'Periksa Sekarang'
Jika nomor kamu tidak termasuk nomor ponsel yang datanta tersebar, maka akan keluar tulisan "WAH SELAMAT! Data kamu tidak termasuk di dalam sampel yang diberikan oleh pelaku sebanyak 2 juta data".
Meski demikian, situs ini hanya mampu mengenali 2 juta data simcard, padahal menurut dugaan ada 1,3 miliar data yang bocor.
BACA JUGA: Dibanderol Mulai Rp1 Jutaan, Kenali Spesifikasi Vivo Y16
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Iran dikabarkan segera bergabung dengan New Development Bank milik BRICS di tengah tekanan sanksi dan konflik dengan AS serta Israel.
Ballon d’Or 2026 digelar di London pada 27 Oktober dini hari WIB. Harry Kane dan Alexia Putellas masuk kandidat terkuat.
MotoGP Malaysia 2026 berlangsung 30 Oktober–1 November di Sepang. Simak jadwal latihan, kualifikasi, sprint race, serta balapan Marc Marquez dan Veda Ega.
Alfamidi mengoperasikan 49 PLTS Atap, memangkas 2.976 ton emisi karbon, dan menghemat 2,2 juta lembar kertas hingga Juni 2026.
Melalui Incess for Humanity, Dompet Dhuafa dan Syahrini mendorong kolaborasi antara lembaga filantropi dan figur publik untuk memperkuat kepedulian sosial.
Progres penggantian Jembatan Kewek mencapai 73,009% per 25 Oktober 2026. Proyek ini ditargetkan selesai pada 25 Desember 2026.