Arab Saudi Ancam Denda Rp93 Juta bagi Jemaah Haji Ilegal
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
iPhone 14 - EveryApplePro
Harianjogja.com, JAKARTA—Apple Inc berencana menggunakan panel layar buatan sendiri untuk berbagai perangkat mereka, termasuk iPhone, mulai 2024.
BACA JUGA: Daftar 49 Handphone dari Samsung sampai iPhone Tidak Bisa Gunakan WhatsApp
Reuters melansir Bloomberg News, melaporkan Apple berupaya membuat lebih banyak komponen untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok.
Perusahaan berbasis Cupertino, Amerika Serikat akan mengganti Apple Watch model tertinggi dengan layar buatan sendiri mulai tahun depan.
Layar buatan Apple juga akan digunakan pada gawai lainnya buatan mereka, termasuk iPhone.
Layar buatan Apple menggunakan teknologi microLED, peningkatan dari OLED yang saat ini digunakan pada iPhone 14.
Apple belum memberikan tanggapan soal isu itu. Sementara Samsung Display dan LG Display, pemasok panel layar untuk Apple, menolak berkomentar.
Beberapa hari yang lalu, Apple dilaporkan akan menggunakan chip buatan sendiri mulai 2025, menggantikan chip buatan Broadcom Inc.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.