CORE: Masih Ada 1 Juta Ton Molase untuk Dukung Bioetanol Nasional
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Hyundai Motor Co., BMW, dan lima perusahaan lainnya di Korea Selatan akan secara sukarela menarik lebih dari 8.800 kendaraan untuk memperbaiki komponen yang rusak.
BACA JUGA: Honda Tarik 200.000 Unit Mobil Hybrid Produksi China
Ketujuh perusahaan, yang juga termasuk Mercedes-Benz Korea, Jaguar-Land Rover Korea, kantor pusat regional GM Asia-Pasifik, Suzuki, dan Bike Korea, menarik kembali 8.875 unit dari 27 model berbeda, kata Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan dalam sebuah pernyataan.
Penarikan itu dilakukan karena adanya kerusakan suku cadang pada kendaraan-kendaraan tersebut, seperti masalah perangkat lunak dengan sistem kemudi elektronik pada model Avante N Hyundai, seperti dilaporkan Yonhap pada Kamis waktu setempat (16/3/2023).
Kemudian masalah perangkat lunak pada sistem pengisian nirkabel model BMW iX3 M Sport, serta sistem kamera belakang yang rusak pada Cadillac XT5 yang diimpor oleh kantor pusat regional GM Asia-Pasifik.
Pemilik kendaraan dapat mengunjungi pusat perbaikan dan layanan yang ditunjuk perusahaan untuk mengganti suku cadang secara gratis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Delapan etnis Sumatra Utara memukau wisatawan dalam Pesona Budaya Sumatra Utara di Malioboro dengan pawai budaya dan tari kolosal.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan duka cita atas wafatnya Ali Khamenei dan pesan perdamaian dari Presiden Prabowo untuk Iran.
Bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menewaskan satu orang. Polisi mengungkap keributan diduga dipicu cekcok di warung sarapan.
Lima armada Kopi Roro dari Danais DIY memperluas pemasaran kopi Menoreh Kulonprogo hingga pasar nasional dan global.
Koalisi Persma se-DIY dan AJI Yogyakarta mendesak Presiden Prabowo meminta maaf atas pernyataan "Londo Ireng" yang dinilai menstigma jurnalis.