Advertisement

Honda Recall 200 Ribu Mobil Hybrid Produksi China, Ini Penyebabnya

Anshary Madya Sukma
Jum'at, 30 Desember 2022 - 20:17 WIB
Bhekti Suryani
Honda Recall 200 Ribu Mobil Hybrid Produksi China, Ini Penyebabnya Honda HRV 2022 e-HEV. - Honda

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA– Honda telah melakukan recall terhadap ratusan ribu unit model hibridanya di China karena masalah sensor pedal rem.

Dilansir Indiantimes pada Jumat (30/12/2022), Administrasi Negara China yang bertanggung jawab untuk regulasi pasar otomotif menyampaikan lebih dari 200 ribu unit mobil hybrid Honda yang dibuat di China telah ditarik kembali.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Menurut regulator dari “Negeri Tirai Bambu”, penyebab recall mobil HEV Honda ini disebabkan oleh sensor pedal rem yang sering mengalami eror.

“Masalah ini terkait dengan oli pelumas yang dimasukkan ke dalam sensor pedal rem selama proses pembuatan yang dapat menyebabkan masalah pada sensor seiring waktu,” tulis regulator China.

Rinciannya, 105.608 unit kendaraan hybrid yang diproduksi Dongfeng Motor Group Group antara 8 Oktober 2018 hingga 7 September 2020. Selanjutnya, sebanyak 95.081 unit buatan pabrik hasil kemitraan dengan Honda yaitu Guangzhou Automobile Group keluaran 27 Agustus 2018 hingga 6 Agustus 2020 juga melakukan recall.

Sementara itu, di Indonesia, Honda baru berencana meluncurkan mobil hybrid pada 2023. Honda juga akan melakukan produksi mobil listrik secara lokal di Tanah Air.

Adapun, dua model hybrid yang akan diluncurkan itu diprediksi adalah Honda CR-V Hybrid dan Honda Accord Hybrid yang telah dipamerkan lebih dulu pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 pada Agustus lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Erdogan Umumkan Keadaan Darurat Selama Tiga Bulan untuk Cari Korban Gempa

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement