Rupiah Kembali Tertekan Dibuka Melemah ke Rp18.115 per Dolar AS
Rupiah dibuka melemah ke Rp18.115 per dolar AS pada Selasa 14 Juli 2026. Konflik AS-Iran dan penguatan dolar masih menjadi tekanan utama bagi mata uang Garuda.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—WhatsApp dikabarkan sedang mendesain ulang tampilan antamuka aplikasi. Di mana, WhatApp berupaya menghadirkan navigasi versi Android serupa dengan tampilan WhatsApp di iOS.
BACA JUGA: WhatsApp Tak Bisa Dibuka, Ini Cara Atasinya
Gadgetsnow mengungkapkan aplikasi perpesanan instan milik Meta tersebut tengah mengerjakan desain ulang. Hal itu diperkuat dengan laporan dari WA Betainfo yang menyatakan WhatsApp berencana untuk mengubah antarmuka aplikasi. Tujuannya, agar lebih mudah bagi pengguna untuk mengakses berbagai fitur, seperti obrolan, panggilan, komunitas, dan lainnya dengan cepat.
"Antarmuka pengguna tweak yang menyertakan bilah navigasi bawah sedang dalam pengembangan dan akan dirilis dalam waktu dekat," tulis laporan tersebut dikutip dari Gadgetsnow, Kamis (6/4/2023).
Sebelum mendesain ulang, WhatsApp telah melakukan berbagai inovasi dan melakukan pembaruan ke banyak fitur yang dimiliki. Termasuk di dalamnya adalah fitur Disappearing Messages dengan menambah pilihan durasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rupiah dibuka melemah ke Rp18.115 per dolar AS pada Selasa 14 Juli 2026. Konflik AS-Iran dan penguatan dolar masih menjadi tekanan utama bagi mata uang Garuda.
Layanan bus sekolah Gunungkidul belum kembali normal. Kenaikan BBM non-subsidi membuat enam rute belum melayani penjemputan siswa saat pulang.
Sidang dugaan pelecehan seksual terhadap anak di Bantul memasuki pemeriksaan saksi. Massa mengawal persidangan dan meminta proses hukum berjalan adil.
Kelurahan Gowongan mengenalkan budaya pilah sampah kepada anak PAUD melalui dongeng, buku cerita bergambar, dan kegiatan kreatif dalam Gebyar PAUD 2026.
KAI menguji biodiesel B50, memperluas jaringan KRL, dan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari strategi transportasi rendah emisi.
SDN Pingit di Kota Jogja hanya menerima 11 murid baru pada tahun ajaran 2026/2027. Sekolah memperkuat kolaborasi agar tetap bertahan di tengah minimnya siswa.