FIFA Tolak Banding Afrika Selatan, Themba Zwane Absen Lawan Kanada
FIFA menolak banding Afrika Selatan terkait hukuman Themba Zwane. Gelandang andalan Bafana Bafana dipastikan absen saat menghadapi Kanada di babak 32 besar Pial
Foto ilustrasi Whatssapp. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat Indonesia semakin mengandalkan media sosial dan platform video untuk memperoleh informasi. Temuan tersebut terungkap dalam laporan tahunan Digital News Report 2026 yang diterbitkan Reuters Institute, yang menunjukkan pergeseran signifikan dari televisi dan situs berita ke platform digital berbasis media sosial.
Berdasarkan survei yang melibatkan lebih dari 85.000 responden di 48 negara, penggunaan media sosial dan platform video sebagai sumber berita utama di Indonesia meningkat menjadi 48%. Angka tersebut naik delapan poin persentase dibanding tahun sebelumnya dan menempatkan Indonesia di jajaran negara dengan tingkat konsumsi berita melalui media sosial tertinggi di dunia.
Peningkatan ini mencerminkan perubahan cara masyarakat mengakses informasi di era digital. Jika sebelumnya televisi dan portal berita menjadi sumber utama, kini berbagai platform media sosial menjadi pilihan pertama untuk mengikuti perkembangan isu terkini.
Tren serupa juga terjadi secara global. Laporan Reuters Institute mencatat sebanyak 54% responden dunia memperoleh berita dari media sosial dan platform video dalam sepekan terakhir. Persentase tersebut lebih tinggi dibanding televisi yang berada di angka 52% maupun situs dan aplikasi berita sebesar 51%.
Dalam lima tahun terakhir, ketergantungan terhadap media sosial sebagai sumber informasi terus meningkat. Sekitar 30% responden global kini menyebut media sosial sebagai sumber berita utama mereka, naik dari 22% pada 2021. Sementara itu, kelompok yang hanya mengonsumsi berita melalui media sosial meningkat dua kali lipat, dari 6% pada 2020 menjadi 12% pada 2026.
Menurut Profesor Janet Steele dari George Washington University, popularitas platform digital di Indonesia menjadi salah satu faktor utama yang mendorong tren tersebut. Ia mencatat bahwa WhatsApp, YouTube, Facebook, dan TikTok memiliki tingkat penggunaan yang sangat tinggi di Indonesia.
WhatsApp menjadi platform paling dominan dalam distribusi berita di Indonesia. Laporan tersebut menunjukkan penggunaan WhatsApp sebagai sumber berita melonjak menjadi 56%, meningkat 13 poin persentase dibanding tahun sebelumnya.
Fenomena ini menunjukkan bahwa aplikasi pesan instan tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi. Grup percakapan, fitur Channel, serta kemudahan berbagi tautan membuat WhatsApp berkembang menjadi salah satu jalur utama penyebaran informasi bagi masyarakat.
Di sisi lain, TikTok juga semakin memperkuat posisinya sebagai platform berita. Sebanyak 43% responden Indonesia mengaku memperoleh informasi melalui aplikasi tersebut dalam sepekan terakhir. Persentase itu menempatkan Indonesia sejajar dengan Malaysia dan Peru sebagai negara dengan tingkat penggunaan TikTok untuk konsumsi berita tertinggi.
Sebaliknya, penggunaan platform X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, terus mengalami penurunan. Hanya sekitar 10% responden Indonesia yang masih mengandalkan platform tersebut sebagai sumber berita.
Perubahan perilaku masyarakat juga mulai merambah teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Laporan Reuters Institute menemukan sekitar 10% responden global menggunakan chatbot AI seperti ChatGPT, Perplexity, dan Google Gemini untuk memperoleh berita dalam sepekan terakhir.
Indonesia menempati posisi keempat dunia dalam penggunaan chatbot AI untuk mengakses informasi, dengan angka mencapai 12%. Persentase tersebut berada di bawah Korea Selatan (14%) dan Brasil (13%), namun jauh lebih tinggi dibanding Amerika Serikat yang hanya 6% serta Inggris sebesar 4%.
Kelompok usia muda menjadi pengguna AI paling aktif. Sebanyak 16% responden berusia di bawah 35 tahun mengaku memanfaatkan chatbot AI untuk mencari informasi dan berita, sedangkan pada kelompok usia di atas 35 tahun angkanya hanya mencapai 7%.
Meski menawarkan kemudahan dan kecepatan akses informasi, laporan tersebut juga mengingatkan adanya tantangan yang perlu diwaspadai. Algoritma media sosial cenderung memprioritaskan konten dengan tingkat interaksi tinggi, bukan selalu yang paling akurat. Selain itu, chatbot AI masih memiliki risiko menghasilkan informasi yang tidak tepat atau fenomena yang dikenal sebagai halusinasi AI.
Karena itu, kemampuan memverifikasi informasi dari berbagai sumber menjadi semakin penting di tengah meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap media sosial dan teknologi AI sebagai sumber berita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FIFA menolak banding Afrika Selatan terkait hukuman Themba Zwane. Gelandang andalan Bafana Bafana dipastikan absen saat menghadapi Kanada di babak 32 besar Pial
Katia Itzel Garcia mencetak sejarah sebagai perempuan Meksiko pertama yang menjadi wasit utama laga Piala Dunia putra saat memimpin Tunisia vs Belanda.
Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Bantul dilanjutkan 2,05 km dengan anggaran Rp15,81 miliar hingga akhir 2026.
Empat laga 32 besar Piala Dunia 2026 resmi terkonfirmasi, termasuk Brasil vs Jepang dan Belanda vs Maroko.
Forbes merilis daftar miliarder wanita termuda dunia 2026. Amelie Voigt Trejes menjadi yang termuda, sementara Luana Lopes Lara tercatat sukses membangun kekaya
SK Hynix menghapus syarat gelar sarjana untuk rekrutmen karyawan. Perusahaan chip asal Korea Selatan kini lebih fokus pada kemampuan dan talenta AI.