Monkey Malaria Mengintai, IDAI Ungkap Gejala Beratnya
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Konsumen mencoba produk iPhone 14 series di toko resmi milik Apple. Bloomberg.
Harianjogja.com, JAKARTA—Apple Inc digugat dengan nilai 1,6 miliar poundsterling atau sekitar Rp29,4 triliun karena menyembunyikan baterai usak di perangkat iPhone. Dilansir dari Reuters pada Rabu (3/5/2023), gugatan dilayangkan oleh Justine Gutmann mewakili pengguna iPhone di Inggris. Produsen iPhone tersebut mendesak pengadilan London memblokir gugatan tersebut.
Dalam pengajuan gugatan, pengacara Gutmann berpendapat Apple merahasiakan masalah baterai pada tipe ponsel tertentu dan secara diam-diam memasang alat pengendali baterai yang membatasi kinerja ponsel.
Menanggapi hal tersebut, Apple mengatakan argumen yang dinyatakan oleh pengacara Gutmann tidak berlandaskan bukti sambil menyangkal bahwa baterai pada iPhone yang dipasarkan rusak.
BACA JUGA : Barisan iPhone yang Mendukung iOS 17
Selain itu, perusahaan menjelaskan pembaruan pengelolaan dayanya yang diperkenalkan pada 2017 bertujuan mengelola permintaan baterai yang lebih mampu bertahan lama.
Pada Selasa (2/5), Gutmann meminta pengadilan banding persaingan London agar dapat mengesahkan kasus tersebut sehingga dapat berlanjut ke pengadilan. Adapun pengacaranya, Phillip Moser merujuk pada perjanjian Apple tahun 2020 guna menyelesaikan masalah perusahaannya terkait baterai iPhone.
Moser juga mengatakan bahwa Apple telah berkomitmen untuk lebih jelas dan terbuka dengan pengguna iPhone terkait kesehatan baterai kepada pengawas persaingan Inggris pada 2019.
Sementara itu, pengacara Apple David Wolfson mengatakan dalam pengajuan pengadilan bahwa gugatan tersebut bersifat menuduh. Menurutnya tidak semua baterai dapat memberikan daya sesuai permintaan dalam semua keadaan setiap saat, dan hal tersebut lumrah terjadi pada semua perangkat bertenaga baterai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang