Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Tampilan produk layar OLED "Flex in and Out" yang menjadi inovasi terbaru dari Samsung Display. (ANTARA/HO/Samsung Display Global)
Harianjogja.com, JAKARTA—Samsung melalui unit divisinya Samsung Display memamerkan inovasi teranyar mereka. Produk baru tersebut dipamerkan di ajang SID Display Week yang berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat sepanjang 23-25 Mei 2023.
Salah satu inovasi yang mencuri sorotan ialah panel OLED "rollable flex" berukuran 12,4 inci.
Sesuai dengan namanya produk ini tentu bisa digulung, meski bukan yang pertama namun produk OLED "rollable" 12,4 inci itu membawa keunggulan berupa tampilan yang paling ringkas saat tergulung.
"Fitur terbaiknya memang kita bisa mengubah kesulitan untuk membawa layar yang berukuran besar menjadi bentuk yang ringkas dengan membuatnya tergulung," ujar Samsung Display dalam siaran persnya menjelaskan produk unik tersebut, Rabu.
Panel layar "rollable" itu dapat berubah dari ukuran 5 centimeter menjadi 25 centimeter dalam waktu yang terbilang singkat.
Skalabilitasnya lima kali lebih baik dibandingkan dengan layar dengan teknologi "slide" atau bisa digeser yang hanya bisa mencapai 3 kali lebih besar dari ukuran aslinya.
Lebih lanjut, Samsung mengungkap alasannya mengambil nama Rollable Flex untuk layar itu karena menggunakan sumbu berbentuk huruf "O" dan membuat layar tersebut dapat digulung seperti gulungan.
Tidak hanya mengenalkan layar yang dapat digulung, Samsung Display juga mengenalkan produk ponsel pintar konsep dengan panel OLED bernama "Flex In and Out".
Berbeda dengan yang ada di pasaran saat ini, panel layar Flex In and Out bisa ditekuk ke dua arah.
Terakhir, Samsung Display juga mengenalkan teknologi baru layar OLED yang disertai pembaca sidik jari untuk mengecek detak jantung, tekanan darah, hingga kadar stres.
Dengan menggunakan sensor bernama "Organic Photodiode" (OPD), layar tersebut dapat memberikan informasi kesehatan sederhana tersebut.
Bahkan Samsung mengklaim hasil tes tersebut lebih akurat dibanding perangkat wearable seperti jam tangan pintar.
"Sensor layar OLED ini bisa mengukur secara simultan data kesehatan melalui sentuhan jari yang berasal dari kedua tangan, dengan demikian informasi kesehatan yang diberikan lebih akurat dibanding dengan yang sudah ada di perangkat wearable," tutup Samsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
Drawing Liga Champions 2026/2027 berlangsung di Monaco pada Kamis malam. Simak jadwal, pembagian pot, dan format league phase UEFA.
Bruno Mars mengumumkan The Romantic Tour 2027 di Asia, namun Jakarta dan Kuala Lumpur tidak masuk daftar konser.
Prabowo menyerukan “Jas Hijau” di Muktamar NU. Ia mengingatkan pentingnya jasa ulama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Tiga lampu proyek Tol Jogja-Solo di Trihanggo dicuri. PT Adhi Karya memperketat keamanan dan menyiapkan lampu pengganti.