AS Cabut Visa Dubes Brasil, Sengketa Diplomatik dengan Braslia Memana
AS mencabut visa Dubes Brasil setelah Brasília menunda persetujuan calon dubes AS dan menolak visa dua pejabat senior Washington.
Logo Samsung/Ist-Samsung
Harianjogja.com, JAKARTA—Samsung dikabarkan akan memulai proses produksi produk wearable baru, yang sebelumnya ramai diperbincangkan, Galaxy Ring pada bulan depan.
BACA JUGA: Samsung Percepat Pembuatan Chipset M2
Menurut laman GSMArena, Sabtu (29/7/2023), Samsung dikabarkan telah merampungkan pengembangan dari produk berbentuk cincin itu dan akan memulai produksi bulan depan.
Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu juga telah memiliki pemasok perangkat keras yang dibutuhkan untuk cincin Galaxy Ring sehingga perusahaan tersebut tinggal menentukan kapan proses produksi massal dapat dimulai.
Meskipun waktu produksi semakin dekat, Samsung baru akan merilis Galaxy Ring pada 2024 mendatang. Selain karena harus melewati sejumlah proses regulasi, produk tersebut juga perlu menjalani serangkaian proses sertifikasi untuk mendapatkan status sebagai perangkat medis.
Sebelumnya, perangkat wearable Samsung, Galaxy Watch, yang menawarkan fitur kemampuan deteksi ritme jantung juga telah melewati proses sertifikasi perangkat medis.
Proses sertifikasi tersebut dapat berlangsung selama beberapa bulan sehingga Galaxy Ring baru dapat diluncurkan ke pasaran pada tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AS mencabut visa Dubes Brasil setelah Brasília menunda persetujuan calon dubes AS dan menolak visa dua pejabat senior Washington.
Menaker Yassierli meminta lulusan perguruan tinggi meningkatkan kompetensi untuk mengikuti Program Magang Nasional 2026 yang membuka 150.000 kuota.
Satpol PP Sleman menertibkan 1.791 spanduk, reklame, dan APK sepanjang Januari-Juni 2026 melalui 47 operasi di berbagai kapanewon.
Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah menyiapkan kontrak jangka panjang impor minyak mentah dari Rusia melalui Lemigas untuk ketahanan energi.
LKPP menegaskan pengadaan barang dan jasa menjadi penentu keberhasilan pembangunan serta mendorong UMKM masuk ekosistem digital di GPFE 2026.
Sri Mulyani ditunjuk sebagai Ketua Bersama pengisian dana IDA22 Bank Dunia untuk memimpin dukungan pembiayaan bagi negara berpendapatan rendah.