Menkeu: Prabowo Segera Umumkan Insentif Baru Mobil Listrik
Menkeu Purbaya menyebut Presiden Prabowo segera meluncurkan insentif baru kendaraan listrik berupa PPnBM 100% dan PPN DTP 40%.
Sejumlah pengunjung melihat mobil-mobil yang dipamerkan saat pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya Auto Show (SAS) 2017, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/9). Pameran otomotif yang diikuti 32 merek kendaraan bermotor anggota Gaikindo tersebut berlangsung pada 20-24 September 2017. ANTARA FOTO/Moch Asim/kye/pri.
Harianjogja.com, JAKARTA - Deretan pabrik mobil di Indonesia menyumbang ekspor terbesar pada Januari-Maret 2025, di antaranya adalah Toyota, Daihatsu, Mitsubishi Motors hingga Wuling.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Indonesia mengekspor mobil ke berbagai negara sebanyak 110.133 unit pada kuartal I/2025. Angka itu naik tipis 1,7% secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode sama pada 2024 sebesar 108.326 unit.
Di urutan pertama, ada pabrikan asal Jepang, Toyota yang mencatatkan angka ekspor mobil utuh (completely built up/CBU) sebanyak 36.899 unit pada 3 bulan pertama 2025. Capaian ekspor itu naik 2,8% yoy dibandingkan 35.888 unit pada periode tahun sebelumnya.
Adapun, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memproyeksikan kinerja ekspor mobil tembus 3 juta unit pada 2025. Model hybrid seperti Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross HEV masih menjadi andalan.
"Mudah-mudahan tahun ini kami akan mencapai 3 juta ekspor, kami berharap nanti bisa ada seremoninya," ujar Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam di Jakarta, Rabu (19/3/2025).
Selanjutnya, di peringkat kedua ada Daihatsu yang juga dinaungi oleh Grup Astra, mencatatkan angka ekspor sebanyak 24.937 unit. Disusul Mitsubishi Motors yang mengekspor 24.050 unit mobil.
BACA JUGA: Kenaikan Harga Mobil Baru Memicu Konsumen Memilih Mobil Bekas
Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai (HMMI) membukukan ekspor sebanyak 11.475 unit, diikuti Suzuki yang mencatatkan angka 5.374 unit mobil.
Kemudian, Honda mencatatkan ekspor mobil CBU sebanyak 4.218 unit pada tiga bulan pertama 2025, disusul Isuzu yang meraih angka ekspor sebesar 2.048 unit.
Berturut-turut, eksportir mobil terbesar selanjutnya yakni Chery sebanyak 745 unit, disusul Wuling sebanyak 286 unit dan Hino mengekspor 85 unit.
Di lain sisi, meski kinerja ekspor naik tipis, penjualan domestik justru melemah. Sepanjang kuartal I/2025, penjualan mobil domestik secara wholesales turun 4,7% menjadi 205.160 unit, dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebanyak 215.250 unit.
Sementara itu, penjualan mobil secara ritel pun susut 8,9% menjadi 210.483 unit, dibandingkan 3 bulan pertama 2024 sebanyak 231.027 unit.
Daftar 10 Eksportir Mobil Terbesar Januari-Maret 2025
1. Toyota: 36.899 unit
2. Daihatsu: 24.937 unit
3. Mitsubishi Motors: 24.050 unit
4. Hyundai (HMMI): 11.475 unit
5. Suzuki: 5.374 unit
6. Honda: 4.218 unit
7. Isuzu: 2.048 unit
8. Chery: 745 unit
9. Wuling: 286 unit
10. Hino: 85 unit
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Menkeu Purbaya menyebut Presiden Prabowo segera meluncurkan insentif baru kendaraan listrik berupa PPnBM 100% dan PPN DTP 40%.
Harga minyak dunia melonjak setelah Trump menolak tawaran damai Iran. Brent naik ke US$106,31 dan WTI US$93,62 per barel.
Wacana pendidikan gratis Prabowo hingga PTN membutuhkan anggaran dan skema jelas, termasuk untuk PTS serta daerah 3T.
YouTube memperketat rekomendasi untuk remaja guna mengurangi paparan berulang konten standar tubuh dan penampilan tertentu.
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Ditjenpas memeriksa Ferdy Sambo dan 54 warga binaan lain usai temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Cibinong.