Bulu Tangkis dan Atletik Jadi Andalan Indonesia di Asian Para Games 2026
Kontingen Indonesia bertolak ke Jepang untuk Asian Para Games 2026 dengan target 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu.
Logo Meta. Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Perusahaan teknologi dunia, Meta diprediksi akan menghasilkan pendapatan antara 2 miliar dolar AS (Rp33 triliun) hingga 3 miliar dolar AS (Rp49,5) pada tahun 2025 dari produk kecerdasan buatan (AI) generatifnya.
Dilansir dari Tech Crunch pada Jumat, diperkirakan Meta juga akan menerima pendapatan jangka panjang yakni antara 460 miliar dolar AS (Rp7,5 kuadriliun) hingga 1,4 triliun dolar AS (Rp23 kuadriliun) pada tahun 2035, menurut dokumen pengadilan yang dibuka baru-baru ini.
Dokumen tersebut diajukan oleh pengacara para penulis buku yang menggugat Meta karena diduga menggunakan karya mereka secara tidak sah untuk melatih AI milik perusahaan.
Baca juga: Uni Eropa kenakan denda 700 juta euro kepada Apple dan Meta
Meski dokumen itu tidak menjelaskan secara rinci apa yang dimaksud Meta dengan “produk AI generatif,” publik sudah mengetahui bahwa raksasa teknologi ini memperoleh pendapatan dari berbagai jenis layanan AI generatif mereka.
Meta memiliki perjanjian bagi hasil dengan sejumlah perusahaan yang menyimpan kumpulan model open-source Llama miliknya. Perusahaan tersebut juga baru-baru ini meluncurkan API untuk menyesuaikan dan mengevaluasi model Llama.
Selain itu, Meta AI, asisten virtual milik Meta, nantinya dapat menampilkan iklan dan menawarkan opsi berlangganan dengan fitur tambahan, menurut CEO Mark Zuckerberg dalam laporan pendapatan kuartal pertama.
Baca juga: Meta gunakan AI untuk deteksi pemalsuan umur pengguna di Instagram
Dokumen pengadilan tersebut juga mengungkap bahwa Meta menghabiskan dana sangat besar untuk pengembangan produk AI-nya.
Pada tahun 2024, anggaran untuk divisi “GenAI” Meta melebihi 900 juta dolar AS (14,8 triliun) dan diperkirakan akan melampaui 1 miliar dolar AS (Rp16,5 triliun) tahun ini. Angka ini belum termasuk infrastruktur yang diperlukan untuk menjalankan dan melatih model AI.
BACA JUGA: Meta PHK Lagi Ratusan Karyawan, Tenaga di Divisi Ini Bakal Dikurangi
Sebelumnya, Meta mengatakan akan mengalokasikan dana sebesar 60 miliar dolar AS (Rp 990 triliun) hingga 80 miliar (Rp1,4 kuadriliun) untuk belanja modal pada 2025, terutama untuk pembangunan pusat data skala besar.
Baca juga: Meta akan latih model AI dengan data pengguna FB dan IG di Uni Eropa
Anggaran tersebut bisa saja lebih tinggi jika Meta memutuskan untuk membeli lisensi dari para penulis yang menggugat.
Sebagai contoh, pada 2023 Meta sempat mempertimbangkan untuk mengeluarkan lebih dari 200 juta dolar AS (Rp3,3 triliun) guna memperoleh data pelatihan untuk Llama, termasuk 100 juta dolar AS (Rp1,6 triliun) khusus untuk pembelian buku.
Namun, menurut dokumen tersebut, perusahaan akhirnya memilih jalur lain yaitu mengunduh ebook bajakan secara besar-besaran.
Sementara itu, juru bicara Meta menepis tuduhan para penulis buku tersebut.
"Penggunaan wajar atas materi berhak cipta sangat penting dalam hal ini. Kami tidak setuju dengan klaim para penulis, dan catatan lengkap menunjukkan cerita yang berbeda. Kami akan terus membela diri secara tegas dan melindungi pengembangan AI generatif demi manfaat bersama,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kontingen Indonesia bertolak ke Jepang untuk Asian Para Games 2026 dengan target 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu.
Kapolri Suyudi Ario Seto kembali mutasi pejabat Polri. Kombes Suhasto menggantikan Brigjen Ade Safri sebagai Dirtipideksus Bareskrim.
Telkom mempercepat program streamlining 50 entitas anak usaha untuk menyederhanakan portofolio, memperkuat bisnis inti, meningkatkan efisiensi.
Pemkab Gunungkidul menaikkan target PAD wisata 2026 menjadi Rp63,2 miliar setelah realisasi pendapatan mencapai Rp56,5 miliar.
DPRD DIY mendukung wacana siswa tidak otomatis naik kelas mulai 2027 untuk mengukur kompetensi dan meningkatkan mutu pembelajaran.
Bank BPD DIY Syariah meraih Infobank Sharia Award 2026 dengan predikat “Sangat Bagus” dan Platinum Champion setelah mempertahankan prestasi selama 10 tahun bert