Buruan Sejak 2024, Anggota KKB Ditangkap di Kabupaten Puncak
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap PW, DPO kasus pembakaran fasilitas PT Unggul di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada 2021.
Kacamata pintar Meta. - ist/Meta
Harianjogja.com, JAKARTA—Meta perusahaan teknologi pemilik Facebook dan Instagram, bakal menambah fitur baru pada kacamata pintarnya yang memungkinkan pengguna mengidentifikasi orang di sekitar mereka dengan teknologi pengenalan wajah (face recognition).
Dilansir dari Gadgets 360, Kamis (8/5/2025) fitur ini dikabarkan akan bersifat opsional. Saat ini, kacamata Ray-Ban Meta AI menampilkan lampu LED saat kamera bawaan digunakan, tetapi belum jelas apakah akan ada indikator serupa ketika fitur pengenalan wajah diaktifkan.
Meta sebelumnya telah mempertimbangkan penambahan teknologi pengenalan wajah ke dalam perangkat tersebut. Fitur ini disebut-sebut berbasis pada fungsionalitas Live AI dari kacamata Ray-Ban Meta AI, dan secara internal disebut sebagai super sensing.
Jika dikembangkan, fitur ini akan memungkinkan pengguna kacamata Meta AI memindai wajah orang-orang di sekitarnya dan mengidentifikasi nama mereka. Meski pengguna bisa memilih untuk mengaktifkan fitur ini atau tidak, orang yang akan dipindai tidak bisa menolak wajah mereka diidentifikasi.
BACA JUGA: Kemensos Sebut 66 Sekolah Rakyat Siap Berdiri Tahun Ini
Meta juga dilaporkan akan mempertimbangkan untuk menonaktifkan indikator kamera pada kacamata saat fitur pengenalan wajah digunakan. Indikator kamera berupa LED ini awalnya ditambahkan agar orang-orang tahu ketika kamera digunakan untuk mengambil foto atau video.
Tahun lalu, dua mahasiswa dari Universitas Harvard menciptakan teknologi bernama I-XRAY yang mampu menggunakan kacamata pintar Meta, model bahasa besar (LLM), pencarian wajah, dan basis data publik untuk mengidentifikasi nama dan tempat tinggal teman sekelas mereka. Dalam video demonstrasinya, mereka menunjukkan pengenalan wajah secara real-time mudah dilakukan melalui kacamata pintar.
Meski I-XRAY tidak pernah dirilis ke publik, keputusan Meta untuk mengembangkan fitur serupa langsung ke dalam perangkatnya dapat membuka peluang penggunaan alat semacam itu oleh siapa saja yang memiliki kacamata pintar Meta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap PW, DPO kasus pembakaran fasilitas PT Unggul di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada 2021.
Muhammad Lutfi menduga GIC dan Temasek terkait tekanan kepada MSCI. Apa alasan resmi MSCI mengusulkan perubahan status pasar Indonesia?
Janice Tjen tersingkir di babak 32 besar Jepang Terbuka 2026 usai kalah dari Ashlyn Krueger. Ia masih akan berlaga di sektor ganda.
Prancis memberlakukan jam malam terbatas di Paris dan sejumlah komune setelah demonstrasi berujung kekerasan, penjarahan, dan kerusakan fasilitas umum.
Porsche Mission S menjadi visi supercar bermesin tengah di atas 911, dengan desain terinspirasi mobil legendaris dan kokpit berorientasi pengemudi.
Studi terhadap 480.479 orang menemukan kebiasaan naik tangga berkaitan dengan risiko kematian kardiovaskular lebih rendah. Simak manfaatnya.