China Tuduh Filipina Serang Penjaga Pantai di Laut China Selatan
China menuduh personel militer Filipina menyerang penjaga pantai di Laut China Selatan dan melayangkan protes diplomatik kepada Manila.
Penampakan Wuling Mini EV di jalanan Malaysia - Paultan
Harianjogja.com, JAKARTA—Wuling Motors memberikan tanggapan resmi terkait insiden terbakarnya salah satu unit mobil listrik Wuling Air ev milik konsumen di Bandung.
Pihak Wuling memastikan bahwa komponen utama kendaraan listrik seperti baterai dan motor listrik tidak menjadi penyebab kebakaran tersebut.
Direktur Purnajual Wuling Motors Maulana Hakim mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pemilik kendaraan melalui diler setempat dan sepakat untuk melakukan investigasi lebih lanjut.
BACA JUGA: Venue Porda Gunungkidul 2025, Pemasangan Atap Lapangan Tenis Sewokoprojo Dikebut
"Komponen baterai tegangan tinggi yang terletak di bawah kabin mobil dan motor listrik yang berada di bagian belakang mobil ditemukan dalam kondisi yang utuh dan normal usai proses pemadaman selesai," kata Maulana Senin (7/7/2025).
"Oleh karenanya dapat dipastikan bila komponen tersebut tidak ada kaitannya dan juga bukan pemicu dari insiden ini," ujarnya.
Saat ini, investigasi masih terus berjalan dan fokus ditujukan pada area kap depan mobil guna mengungkap penyebab pasti dari insiden tersebut.
“Investigasi yang lebih dalam tetap berjalan dan kami fokuskan terhadap area kap depan untuk dapat mengetahui penyebab insiden ini. Kami mohon untuk dapat menunggu perkembangan selanjutnya," ujar Maulana.
Adapun insiden terbakarnya mobil listrik Wuling Air EV terjadi di kawasan Soekarno-Hatta, Bandung, pada Sabtu (5/7) malam. Berdasarkan unggahan video yang beredar, di tengah hujan yang mengguyur terlihat pemilik mobil listrik kecil tersebut kebingungan melihat api dan asap yang mengebul di area kap depan mobilnya.
Insiden kebakaran ini sempat viral di media sosial dan menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan mobil listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
China menuduh personel militer Filipina menyerang penjaga pantai di Laut China Selatan dan melayangkan protes diplomatik kepada Manila.
Kejaksaan Agung memastikan belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang terkait penyidikan dugaan korupsi Program Makan Berg
Bea Cukai Yogyakarta memberikan penghargaan kepada 17 mitra kerja melalui Bejo Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi, kepatuhan, dan sinergi
Waspada! McAfee mengungkap 15 aplikasi Android berbahaya yang diduga dapat mencuri data pribadi hingga membobol rekening pengguna. Cek daftarnya di sini.
Presiden Prabowo menunjuk Kuntadi sebagai Jampidsus baru Kejaksaan Agung. Berikut profil, rekam jejak, dan perjalanan karier jaksa senior yang pernah menangani
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Most Impactful Digital Transformation Enabler