Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Seorang pria melihat Tesla Model S di showroom di Beijing, Tiongkok 29 Januari 2014./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Perusahaan Otomotif asal Amerika Serikat, Tesla dikabarkan bakal membuka pusat pengembangan barunya di Eropa yang terletak di Berlin, Jerman, tahun depan.
Pusat pengembangan yang berlokasi di Jerman ini, direncanakan bakal melibatkan sekitar 250 insinyur dan teknisi yang akan bekerja keras dalam mengembangkan model baru, baterai, dan infrastruktur pengisian daya.
Media Jerman, RBB 24 mengabarkan bahwa hal ini langsung diumumkan oleh Wakil Presiden dan Kepala Pengembang Tesla, Lars Moravy dalam sebuah konferensi pers.
Meski demikian, lokasi pasti pusat R&D masa depan ini belum diungkapkan oleh perusahaan. Akan tetapi, mereka akan menggunakan pabrik yang saat ini kosong di dekat Gigafactory mereka di Berlin.
Awalnya, hanya terdapat sekitar 130 insinyur yang akan menempati pusat tersebut. Namun, setelah sebelumnya bekerja di lokasi lain yang lebih kecil, Tesla ingin menginvestasikan dana hingga jutaan euro untuk pusat R&D ini.
BACA JUGA: Dua Alasan China Larang Pemasangan Gagang Pintu Tersembunyi di Mobil
Proyek pusat pengembangan ini pertama kali dibicarakan saat Tesla mengumumkan pembangunan Gigafactory Berlin pada November 2019, dan kini perusahaan tersebut akhirnya hampir mewujudkannya.
Tesla, dengan 11.500 karyawannya, memproduksi sekitar 5.000 mobil listrik per minggu di Grünheide (Oder-Spree), Brandenburg, hanya delapan kilometer dari Köpenick. Hal ini jelas menunjukkan komitmen berkelanjutan Tesla terhadap lokasi tersebut meskipun angka penjualan menurun di Jerman dan beberapa wilayah Eropa lainnya.
Kendaraan diproduksi di Grünheide untuk dijual di lebih dari 30 negara, termasuk pasar berkembang seperti Turki. Akibat sengketa tarif antara AS dan Kanda, mobil untuk Kanada saat ini juga diproduksi di Grünheide.
Tesla saat ini mempekerjakan sekitar 2.000 insinyur di Jerman, di pabrik Grünheide dan di tiga lokasi lain di Jerman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Taiwan perpanjang bebas visa untuk Thailand, Filipina, Brunei—Indonesia belum masuk! Wisatawan dapat tinggal 14 hari mulai 1 Agustus 2026. Simak syaratnya di si
Kejaksaan Agung memastikan belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang terkait penyidikan dugaan korupsi Program Makan Berg
Bea Cukai Yogyakarta memberikan penghargaan kepada 17 mitra kerja melalui Bejo Awards 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi, kepatuhan, dan sinergi
Waspada! McAfee mengungkap 15 aplikasi Android berbahaya yang diduga dapat mencuri data pribadi hingga membobol rekening pengguna. Cek daftarnya di sini.
Presiden Prabowo menunjuk Kuntadi sebagai Jampidsus baru Kejaksaan Agung. Berikut profil, rekam jejak, dan perjalanan karier jaksa senior yang pernah menangani