Indonesia Akan Impor Gandum dari AS Senilai Rp20,2 Triliun untuk 5 Tahun
Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) akan tetap mengimpor gandum Amerika Serikat (AS) sebanyak 1 juta metrik ton dalam lima tahun ke depan.
Ilustrasi mobil.
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Ekonomi) mengungkap kemungkinan penurunan tarif bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB), khususnya untuk mobil selain electric vehicle (EV) yang sudah lebih dulu mendapatkan relaksasi tersebut.
Asisten Deputi Pengembangan Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, Elektronika dan Aneka (Ilmate) Kemenko Perekonomian Atong Soekirman mengatakan, pengusaha atau produsen dapat mengusulkan penurunan tarif BBN-KB untuk menekan harga jual.
BACA JUGA: Bank Sampah di Cilacap Punya 2.000 Nasabah
Pasalnya, beberapa tahun lalu brand-brand EV juga mengusulkan pembebasan tarif BBN-KB ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Mungkin kita mulai dulu pendekatan ke nonpajaknya, jadi BBN-KB contohnya. Karena kemarin itu kalau diminta cukup dengan surat dari Permendagri soal BBN untuk EV saat itu. Itu dimungkinkan [BBN-KB] turun," kata Atong dalam Bisnis Indonesia Forum, Kamis (25/9/2025).
Dia mengakui bahwa untuk mendorong penjualan di tengah daya beli masyarakat yang turun, maka dibutuhkan stimulus untuk menekan harga kendaraan bermotor, salah satunya melalui elemen non-pajak seperti BBN-KB.
Apalagi, dalam catatannya, penjualan mobil periode Januari-Agustus 2025 baru mencapai 500.951 unit atau lebih rendah daripada periode yang sama tahun lalu sebanyak 560.552 unit.
Secara pangsa pasar, kendaraan EV meningkat signifikan, naik dari 0,1% pada 2019 menjadi 18,4% pada Agustus 2025. Sementara itu, market share kendaraan ICE turun dari 99,99% pada 2019 menjadi 81,6% pada Agustus 2025.
"Mungkin dari pengusaha bisa mengusulkan untuk menurunkan [BBN-KB], bukan menghapuskan," imbuhnya.
Sementara itu, dia menilai untuk menurunkan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) maupun pajak pertambahan nilai (PPN) sulit dilakukan karena penetapannya berlandaskan undang-undang.
Lebih lanjut, Atong meyakini bahwa industri otomotif bisa kembali tancap gas dan menopang pertumbuhan ekonomi 5%-8% karena masih menjadi industri primadona.
"Kita minta potongan 50% untuk balik nama karena memang namanya juga usaha, kalau memang dimungkinkan bebas 100%, 50%, atau 5%, mungkin ini sebagai langkah jurus baru agar harga jual bisa turun," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) akan tetap mengimpor gandum Amerika Serikat (AS) sebanyak 1 juta metrik ton dalam lima tahun ke depan.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.
Florentino Perez membantah isu sakit keras, menyerang media, dan mempercepat pemilu Real Madrid di tengah krisis klub musim 2026.