Nomor WhatsApp Hangus? Jangan Panik, Akun Masih Bisa Diselamatkan
Nomor WhatsApp hangus dan tidak bisa menerima kode verifikasi? Simak cara menyelamatkan akun WhatsApp serta seluruh riwayat chat tanpa kehilangan
Foto ilustrasi chat menggunakan artificial inteligence atau AI. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Setelah sukses dengan versi desktop, Perplexity membawa peramban Comet ke Android. Browser ini menawarkan integrasi AI mendalam, termasuk agen percakapan dan rangkuman lintas tab.
Adapun peluncuran Comet untuk Android dilakukan pada 20 November 2025. Langkah ini menjadikan Perplexity sebagai pemain terbaru yang memasuki pasar peramban AI yang kini menjadi perhatian utama perusahaan teknologi, bersaing dengan produk serupa dari OpenAI, Opera, dan The Browser Company.
TechCrunch pada Senin (24/11/2025) melaporkan, Perplexity membawa hampir seluruh fitur unggulan peramban versi desktop ke Android. Peramban Comet menawarkan pengalaman riset dan pencarian yang sangat terintegrasi dengan AI:
- Asisten AI Serbaguna: Pengguna dapat menjadikan Perplexity sebagai mesin pencari bawaan, menunjuk tab tertentu untuk mengajukan pertanyaan kepada asisten AI, dan menggunakan mode suara.
- Rangkuman Multi-Tab: Asisten virtual dalam aplikasi Comet memiliki kemampuan unik untuk merangkum hasil pencarian dari berbagai tab yang terbuka sekaligus, sangat berguna untuk riset yang mendalam.
- Aksi Langsung dan Transparan: Perusahaan menyatakan peramban ini mampu membantu aktivitas belanja dan riset. Seluruh tindakan yang dilakukan oleh asisten virtual dapat dipantau secara langsung oleh pengguna.
- Pemblokir Iklan: Peramban Comet versi Android juga telah dilengkapi dengan fitur pemblokir iklan bawaan.
Perplexity telah menyiapkan sejumlah fitur baru yang akan ditambahkan ke aplikasi Comet dalam beberapa pekan mendatang, termasuk agen percakapan yang dapat menelusuri situs dan melakukan tindakan tertentu secara otomatis, membuat pintasan untuk aksi cepat, dan mengelola kata sandi.
Fitur canggih ini meniru pembaruan yang baru-baru ini dirilis pada Comet Assistant versi desktop, yang kini mampu menangani tugas kompleks dan memakan waktu lama, seperti memindahkan data dari sebuah situs ke spreadsheet.
Perusahaan memprioritaskan platform Android untuk peluncuran peramban ini karena adanya permintaan integrasi dari mitra operator dan produsen perangkat. Tahun ini, Perplexity sudah menjalin kemitraan dengan Motorola untuk menghadirkan aplikasi chatbot AI di perangkatnya, meskipun belum dipastikan apakah kerja sama itu mencakup pemasangan peramban Comet.
Perplexity memastikan bahwa peramban Comet juga akan segera dihadirkan di iOS. Peluncuran Comet di Android menjadi pembeda, mengingat sebagian besar peramban berbasis AI dari perusahaan lain sejauh ini fokus pada perangkat desktop.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nomor WhatsApp hangus dan tidak bisa menerima kode verifikasi? Simak cara menyelamatkan akun WhatsApp serta seluruh riwayat chat tanpa kehilangan
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.
Hasil kualifikasi Moto3 Belanda 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di posisi ketujuh setelah lolos dari Q1. Maximo Quiles merebut pole position.
Pemkab Temanggung merintis program SMP negeri gratis mulai 2027 dengan bantuan Rp300 ribu per siswa sebagai langkah menuju pendidikan gratis.