Advertisement
Eropa Lesu, Penjualan Tesla Melejit di Norwegia
Seorang pria melihat Tesla Model S di showroom di Beijing, Tiongkok 29 Januari 2014. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Penjualan Tesla di pasar utama Eropa mengalami penurunan tajam sepanjang 2025, namun Norwegia menjadi pengecualian dengan lonjakan drastis.
Berdasarkan laporan Reuters, Jumat (2/1/2026), penurunan performa Tesla di Eropa dipicu oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Persaingan dari produsen otomotif lokal dan Tiongkok yang semakin agresif, portofolio produk yang mulai menua, hingga aksi protes konsumen terhadap dukungan politik Elon Musk menjadi faktor utama di balik tren negatif ini.
Advertisement
Meskipun Tesla telah berupaya mendongkrak permintaan dengan meluncurkan varian harga terjangkau untuk Model Y dan Model 3, angka registrasi di beberapa negara tetap menunjukkan penurunan tajam:
- Prancis: Registrasi pada Desember 2025 anjlok hingga 66%. Secara akumulatif sepanjang 2025, penjualan turun sebesar 37%.
BACA JUGA
- Swedia: Mencatat penurunan paling ekstrem di Desember sebesar 71%, yang berujung pada penurunan tahunan mencapai 70%.
- Spanyol: Penjualan di Desember turun 44%, dengan total koreksi tahunan sebesar 4%.
- Portugal: Registrasi di Desember terkoreksi 13%, menyebabkan penurunan tahunan mencapai 22%.
Dampaknya, pangsa pasar Tesla di wilayah Eropa (termasuk Inggris dan EFTA) merosot menjadi 1,7% hingga November 2025, turun dari angka 2,4% pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Penurunan ini cukup ironis mengingat total penjualan kendaraan listrik baterai secara keseluruhan di Eropa sebenarnya mencakup 18,8% dari total pasar otomotif.
Fenomena Norwegia: Oase bagi Tesla
Berbanding terbalik dengan negara tetangganya, Norwegia justru menjadi "penyelamat" wajah Tesla di Eropa. Registrasi Tesla di negara Skandinavia ini melonjak drastis sebesar 89% pada Desember 2025 dengan total 5.679 unit kendaraan.
Sepanjang tahun 2025, Tesla sukses mendominasi pasar Norwegia dengan pangsa pasar lebih dari 19%. Keberhasilan ini didukung oleh kebijakan progresif pemerintah Norwegia, di mana hampir seluruh penjualan mobil baru di negara tersebut kini telah beralih ke tenaga listrik sepenuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




