Advertisement

Pendiri ASOS Quentin Griffiths Tewas di Pattaya

Jumali
Rabu, 25 Februari 2026 - 17:17 WIB
Jumali
Pendiri ASOS Quentin Griffiths Tewas di Pattaya Ilustrasi kematian - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA–Pendiri ASOS, Quentin Griffiths, dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 17 apartemennya di Pattaya, Thailand, pada 9 Februari 2026. Kabar wafatnya salah satu tokoh penting industri mode digital ini langsung menyita perhatian dunia fashion internasional.

Insiden yang menewaskan pria 58 tahun tersebut terjadi di sebuah gedung apartemen di kawasan Pattaya, yang berada di selatan Bangkok, Thailand. Aparat kepolisian setempat bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal.

Advertisement

Media Inggris, Daily Mail, melaporkan bahwa penyelidikan sementara tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Rekaman CCTV memperlihatkan hanya Quentin Griffiths yang memasuki kamar apartemen sebelum peristiwa nahas itu terjadi.

"Petugas tiba di lokasi dan memastikan bahwa Quentin telah meninggal dunia. Ambulans membawa jenazahnya ke rumah sakit untuk pemeriksaan post-mortem. Rekaman CCTV menunjukkan satu-satunya orang yang masuk ke kamar tersebut adalah Quentin," ujar seorang sumber kepolisian Thailand.

Hasil pemeriksaan medis turut menguatkan bahwa kamar apartemen dalam kondisi terkunci dari dalam dan tidak ditemukan indikasi tindak pidana.

Sengketa Hukum Sebelum Wafat

Kematian Quentin Griffiths terjadi di tengah persoalan hukum yang tengah dihadapinya. Sebelum meninggal dunia, ia dikabarkan terlibat sengketa dengan mantan istrinya, Ploy Kringsinthanakur.

Dalam perkara tersebut, Griffiths dituding memalsukan dokumen dan menjual aset berupa tanah serta saham senilai 500.000 poundsterling atau sekitar Rp10 miliar tanpa persetujuan.

Ploy Kringsinthanakur membantah keterlibatan dalam insiden tersebut. Ia menyatakan sedang berada di Bangkok ketika peristiwa terjadi di Pattaya.

"Bagaimana mungkin saya membunuhnya? Saya mengetahui kepergiannya dari pengacara. Saya turut berduka, dia adalah ayah dari anak-anak saya," ujar Ploy kepada media.

Sosok di Balik Kesuksesan ASOS

Quentin Griffiths merupakan salah satu pendiri ASOS yang berdiri pada 2000. Bersama Nick Robertson dan Andrew Regan, ia mengembangkan konsep penjualan replika busana selebritas yang kemudian tumbuh menjadi raksasa e-commerce global bernilai miliaran poundsterling.

Griffiths diketahui telah melepas sebagian besar kepemilikan sahamnya pada 2010. Ia memilih menetap di Thailand sejak 2007.

Pemerintah Inggris melalui Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan otoritas Thailand untuk memberikan pendampingan kepada keluarga yang ditinggalkan. Meski pemeriksaan awal mengarah pada insiden tanpa kekerasan, kepolisian Thailand memastikan penyelidikan akhir akan tetap berjalan dalam beberapa bulan ke depan seusai seluruh bukti rampung dianalisis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Sindikat SMS e-Tilang Palsu Dibongkar, WNA China Kendalikan Operasi

Sindikat SMS e-Tilang Palsu Dibongkar, WNA China Kendalikan Operasi

News
| Rabu, 25 Februari 2026, 18:47 WIB

Advertisement

Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah

Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah

Wisata
| Selasa, 24 Februari 2026, 13:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement