Advertisement
Xiaomi-BYD Dominasi Otomotif 2025, Porsche Keluar 10 Besar
Porsche 911 Sport Clasic / Porsche
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Tahun 2025 menjadi titik balik industri otomotif dunia. Xiaomi dan BYD kian dominan, sedangkan Porsche kehilangan posisi strategisnya.
Carnews China mengungkapkan, industri otomotif dunia mencatatkan pergeseran struktural yang dramatis sepanjang tahun 2025.
Advertisement
Berdasarkan data terbaru dari CLS, dominasi produsen kendaraan listrik (EV) asal China semakin tak terbendung, sementara merek mewah legendaris seperti Porsche harus rela terdepak dari jajaran 10 besar produsen otomotif dengan kapitalisasi pasar tertinggi.
Fenomena ini mencerminkan transisi besar-besaran pasar global yang kini lebih mengapresiasi inovasi teknologi dan mobilitas elektrik dibandingkan sekadar nilai sejarah merek.
BACA JUGA
Meski persaingan di papan tengah sangat cair, posisi empat besar masih dihuni oleh raksasa yang sama dengan pertumbuhan nilai yang signifikan:
- Tesla: Masih menjadi raja tak terbantahkan dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai US$1.495,69 miliar (sekitar Rp24.986 triliun).
- Toyota: Bertahan di posisi kedua dengan nilai US$278,99 miliar (sekitar Rp4.660 triliun).
- Xiaomi: Sang pendatang baru yang fenomenal, kokoh di posisi ketiga dengan US$131,49 miliar (sekitar Rp2.196 triliun).
- BYD: Menempel ketat di posisi keempat dengan nilai US$130,23 miliar (sekitar Rp2.176 triliun).
Peringkat 5 hingga 10 mengalami perubahan yang cukup besar, menandakan persaingan ketat di kelas menengah. Porsche, yang sebelumnya masuk dalam daftar, terlempar dari 10 besar.
- General Motors naik satu peringkat ke posisi kelima (US$77,42 miliar).
- Mercedes-Benz Group melonjak dua peringkat ke posisi keenam (US$67,96 miliar).
- BMW Group juga naik dua peringkat ke posisi ketujuh (US$66,70 miliar).
- Ferrari turun tiga peringkat ke posisi kedelapan (US$65,61 miliar).
- Volkswagen Group naik satu peringkat ke posisi kesembilan (US$62,02 miliar).
- Maruti Suzuki India menjadi pendatang baru dengan melonjak tiga peringkat ke posisi kesepuluh (US$59,39 miliar).
Data ini menunjukkan konsolidasi kekuatan produsen otomotif listrik dan hibrida, sekaligus merefleksikan daya tarik pasar terhadap inovasi teknologi dan mobilitas elektrik di kancah global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jembatan Menuju Wisata Colo Ambles, Dua Kendaraan Terseret
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



