Advertisement
Ekspor Motor RI Turun, Pasar Domestik Tetap Tumbuh
Sepeda motor
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kinerja ekspor sepeda motor rakitan Indonesia melemah sepanjang 2025. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat pengiriman completely built up (CBU) hanya mencapai 544.133 unit, turun 4,95% dibandingkan 572.506 unit pada 2024.
Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan bahwa tren ekspor sangat dipengaruhi dinamika permintaan dari negara tujuan. “Kalau ekspor sangat tergantung negara tujuan ya. Beberapa pasar terbesar ada di Asia Timur, Asean, dan Asia Tengah,” ujar Sigit, Kamis (8/1/2026).
Advertisement
Eksportir utama yang berkontribusi dalam pengapalan motor CBU antara lain PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang beroperasi di Karawang, Jawa Barat. Selain itu ada PT Suzuki Indomobil Motor dari pabrik Tambun, Bekasi, serta PT Kawasaki Motor Indonesia di Cikarang.
Meski ekspor melemah, pasar domestik justru menunjukkan ketahanan. Sepanjang 2025, penjualan sepeda motor dalam negeri tembus 6,41 juta unit, naik tipis 1,25% dari 6,33 juta unit pada tahun sebelumnya.
BACA JUGA
Sigit menjelaskan, ketahanan penjualan motor di pasar nasional didorong oleh kemudahan akses pembiayaan dari lembaga leasing. Penundaan penerapan opsen pajak oleh sejumlah pemerintah daerah juga membantu mengurangi beban calon pembeli kendaraan.
AISI menilai prospek 2026 masih positif, selama stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga sehingga permintaan kendaraan roda dua dapat melanjutkan tren pertumbuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KPK: Pengembalian Uang Kasus Kuota Haji Tembus Rp100 Miliar
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



