Advertisement
Komdigi Targetkan Ekonomi Digital Rp155,57 Triliun pada 2026
E-Wallet. - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menargetkan kontribusi terhadap nilai ekonomi digital nasional sebesar Rp155,57 triliun pada 2026. Target tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis digital melalui penguatan ekosistem teknologi nasional.
Target kontribusi ekonomi digital ini tercantum dalam Rencana Strategis (Renstra) Komdigi 2025–2029. Dalam dokumen tersebut, Komdigi memproyeksikan peningkatan nilai ekonomi digital secara berkelanjutan dari Rp137,89 triliun pada 2025 menjadi Rp206,16 triliun pada 2029 seiring akselerasi transformasi digital di sektor bisnis, infrastruktur, dan masyarakat.
Advertisement
Selain mendorong nilai ekonomi digital, Komdigi juga memfokuskan kebijakan pada peningkatan Indeks Transformasi Digital Nasional (TDN), penguatan konektivitas broadband, serta perluasan lapangan kerja sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Langkah ini diharapkan mampu memperkuat daya saing ekonomi digital Indonesia di tengah tren global digitalisasi.
Dalam Renstra Komdigi 2025–2029, kontribusi Komdigi terhadap ekonomi digital ditargetkan meningkat bertahap, yakni Rp155,57 triliun pada 2026, Rp172,43 triliun pada 2027, Rp189,30 triliun pada 2028, hingga Rp206,16 triliun pada 2029.
BACA JUGA
Komdigi juga membidik peningkatan skor Indeks Transformasi Digital Nasional (TDN) pilar bisnis dari 40,38 pada 2025 menjadi 41,70 pada 2029. Di sisi lain, kontribusi sektor informasi dan komunikasi terhadap produk domestik bruto (PDB) ditargetkan stabil di kisaran 4,3% hingga 2028 dan meningkat menjadi 4,4% pada 2029.
Pemerintah turut menargetkan penguatan jaringan dan infrastruktur digital dengan peningkatan skor TDN pilar jaringan dari 56,08 pada 2025 menjadi 57,41 pada 2029. Sementara itu, Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) ditargetkan naik dari 44,34 pada 2025 menjadi 53,23 pada 2029, seiring peningkatan tenaga kerja sektor TIK secara kumulatif hingga 5,21%.
Melalui berbagai target strategis tersebut, Komdigi optimistis ekonomi digital Indonesia akan menjadi penggerak utama pertumbuhan nasional, sekaligus menciptakan konektivitas digital yang inklusif, ekosistem digital yang berdaya saing, serta ruang digital yang aman dan berdaulat di era transformasi teknologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Pembangunan SR di Kulonprogo Rampung Tahun Ini, Tampung 1.080 Siswa
- Petani Sleman Dapat Perlindungan Asuransi dari APBD 2026
- Surplus Beras, Petani Gunungkidul Pilih Simpan dalam Bentuk Gabah
- Sleman Gelar Diskusi Kelas Harian untuk UMKM Naik Kelas
- PHRI Dorong Sport Tourism di Pantai Glagah Kulonprogo
Advertisement
Advertisement



