Advertisement

Dilema Truk Robot di China, Teknologi Canggih Hadapi Jalan Rusak

Jumali
Rabu, 14 Januari 2026 - 18:17 WIB
Jumali
Dilema Truk Robot di China, Teknologi Canggih Hadapi Jalan Rusak Tangkapan layar instagram

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Ekspansi truk logistik tanpa sopir di China menuai sorotan publik karena kerap terkendala kondisi infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya siap.

Berbagai rekaman yang viral di media sosial menunjukkan keterbatasan sistem otonom saat berhadapan dengan kondisi jalanan yang kompleks dan interaksi sosial masyarakat pedesaan.

Advertisement

Laporan Futurism menyoroti fenomena "ulah" kendaraan otonom, seperti unit Neolix X3 yang tampak kesulitan melintasi jalan berlubang. Bobot baterai lithium yang besar pada sasis diduga membuat suspensi kendaraan tidak stabil saat menghadapi infrastruktur yang kurang memadai. "Jalannya dari era Dinasti Qing, mobilnya dari masa depan," tulis seorang netizen, menyindir kontrasnya kemajuan teknologi dengan realitas fasilitas publik di beberapa wilayah.

Ketidaksiapan kecerdasan buatan (AI) dalam merespons situasi tak terduga juga menjadi sorotan tajam. Insiden mobil otonom ZTO yang terjebak di semen basah hingga aksi warga yang harus menghalangi truk agar tidak melindas jemuran hasil panen menjadi bukti adanya celah dalam sistem sensor. Tantangan ini menunjukkan bahwa algoritma navigasi masih memerlukan adaptasi lebih dalam terhadap kearifan lokal dan aktivitas ekonomi tradisional di tepi jalan umum.

Di balik berbagai kendala tersebut, penetapan teknologi ini berlangsung sangat masif dengan pengoperasian sekitar 10.000 "robovan" oleh Neolix di 300 kota. Di Qingdao sendiri, ribuan unit kendaraan logistik telah menempuh jarak 50 juta kilometer untuk menyelesaikan pengiriman secara mandiri. Selain Neolix, pengembang lain seperti Rino.ai juga telah mengaktifkan 2.000 unit armada serupa di 170 kota, mempertegas ambisi China dalam memimpin digitalisasi logistik global.

Efisiensi yang ditawarkan kendaraan otonom memang menjanjikan masa depan pengiriman barang yang lebih murah dan cepat. Namun, serangkaian insiden di lapangan menjadi pengingat penting bagi produsen seperti Neolix dan Rino.ai untuk terus menyempurnakan teknologi mereka. Harmonisasi antara regulasi, peningkatan infrastruktur jalan, dan kecanggihan sensor menjadi kunci utama agar kehadiran truk robot ini dapat diterima sepenuhnya oleh masyarakat tanpa menimbulkan konflik sosial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Balita Tewas dalam Mesin Cuci di Jepang, Ayah Ditangkap

Balita Tewas dalam Mesin Cuci di Jepang, Ayah Ditangkap

News
| Rabu, 14 Januari 2026, 20:17 WIB

Advertisement

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Wisata
| Selasa, 13 Januari 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement