Advertisement

China Larang Setir Yoke Mulai 2027, Tesla hingga Xiaomi Wajib Ikuti

Jumali
Minggu, 15 Februari 2026 - 12:27 WIB
Jumali
China Larang Setir Yoke Mulai 2027, Tesla hingga Xiaomi Wajib Ikuti Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah China resmi melarang penggunaan roda kemudi model yoke atau desain setengah lingkaran mulai 1 Januari 2027. Kebijakan tersebut tertuang dalam regulasi standar nasional terbaru GB 11557-202X yang memperketat parameter uji tabrak demi meningkatkan perlindungan pengemudi.

Setelah aturan ini diberlakukan, seluruh kendaraan baru yang dipasarkan di negara dengan pasar otomotif terbesar di dunia itu diwajibkan menggunakan desain setir konvensional berbentuk bundar yang dinilai lebih aman secara struktural.

Advertisement

Alasan Pelarangan Setir Yoke

Carscoops melaporkan, larangan ini didasarkan pada hasil pengujian keselamatan. Desain yoke dinilai gagal memenuhi uji tabrak Human Impact pada sepuluh titik krusial. Karena tidak memiliki bagian atas yang utuh, model tersebut dianggap tidak mampu memberikan perlindungan optimal saat terjadi benturan, terutama dalam skenario kepala pengemudi menghantam area dasbor.

Data statistik juga menunjukkan sekitar 46 persen cedera pengemudi berkaitan langsung dengan komponen setir. Pemerintah kemudian menurunkan batas gaya benturan menjadi 11.110 Newton, menyesuaikan dengan standar internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN).

Selain aspek benturan fisik, struktur yoke dinilai mengganggu kinerja kantong udara (airbag). Para ahli keselamatan menemukan bentuk yang tidak simetris membuat pola pecahan material saat tabrakan sulit diprediksi. Risiko serpihan yang menghambat proses pengembangan (deployment) airbag disebut lebih tinggi dibandingkan setir bundar tradisional.

Dampak ke Industri Otomotif

Kebijakan ini memaksa sejumlah produsen global dan lokal melakukan penyesuaian desain dalam waktu sekitar 13 bulan. Beberapa pabrikan yang terdampak antara lain Tesla, Lexus, serta produsen teknologi otomotif asal China, Xiaomi.

Model kendaraan baru yang diluncurkan setelah aturan berlaku wajib langsung mematuhi regulasi tersebut, sementara model yang sudah beredar akan mendapatkan masa tenggang (grace period).

Sebelumnya, pemerintah China juga melarang penggunaan gagang pintu model rata (flush door handle) setelah dikaitkan dengan sejumlah kecelakaan fatal. Langkah terbaru ini menegaskan bahwa inovasi desain tidak boleh mengesampingkan faktor keselamatan.

Dengan kontribusi sekitar 35 persen terhadap pasar kendaraan listrik (EV) global, keputusan China diperkirakan akan memengaruhi arah desain interior mobil secara internasional. Setir yoke yang sebelumnya dianggap simbol kemajuan teknologi kini mulai dipertanyakan dari sisi keselamatan.

Regulasi yang efektif pada 2027 diharapkan mendorong industri otomotif menyeimbangkan inovasi futuristik dengan standar perlindungan nyata bagi pengemudi di jalan raya.

Alasan Larangan Kemudi Yoke di China: 

Aspek RegulasiDetail TeknisDampak Keselamatan
Uji Tabrak (10 Titik)Gagal uji karena struktur tidak penuh.Risiko kepala membentur dasbor.
Batas Gaya BenturanDiturunkan menjadi 11.110 Newton.Sesuai standar keamanan UN.
Mekanisme AirbagPecahan struktur sulit diprediksi.Risiko serpihan logam saat deployment.
Target ImplementasiEfektif mulai 1 Januari 2027.Wajib bagi seluruh kendaraan baru.
Status DesainDianggap sebagai Gimmick Futuristik.Kembali ke desain bundar standar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kim Ju Ae Resmi Disiapkan Jadi Pewaris Kim Jong Un

Kim Ju Ae Resmi Disiapkan Jadi Pewaris Kim Jong Un

News
| Minggu, 15 Februari 2026, 08:47 WIB

Advertisement

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement