Advertisement

Besok, Gerhana Bulan Total! Ini Jadwal dan Tata Cara Shalat Khusuf

Jumali
Senin, 02 Maret 2026 - 20:47 WIB
Jumali
Besok, Gerhana Bulan Total! Ini Jadwal dan Tata Cara Shalat Khusuf Foto ilustrasi gerhana bulan total. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Langit Indonesia akan menghadirkan fenomena astronomi langka pada 3 Maret 2026. Seusai data resmi dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Gerhana Bulan Total dipastikan dapat diamati dari seluruh wilayah Indonesia selama kondisi cuaca cerah.

Fenomena yang juga dikenal sebagai Blood Moon ini terjadi ketika Bulan tampak berwarna kemerahan akibat hamburan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi. Selain menjadi momen ilmiah yang menarik, peristiwa ini juga memiliki makna spiritual bagi umat Islam.

Advertisement

Jadwal Gerhana Bulan Total (WIB)

Berdasarkan data BMKG, berikut rincian fase penting Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026:

  • Mulai Fase Total: 18.03 WIB
  • Puncak Gerhana: 18.33 WIB
  • Berakhir Fase Total: 19.03 WIB

Pada fase total inilah Bulan akan terlihat merah tembaga, menjadi momen terbaik untuk pengamatan maupun dokumentasi fotografi.

Panduan Shalat Khusuf

Dalam Islam, gerhana merupakan tanda kebesaran Allah SWT. Umat Muslim dianjurkan melaksanakan Shalat Khusuf (shalat gerhana bulan) dengan hukum sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan.

Shalat Khusuf terdiri dari dua rakaat dengan tata cara khusus, yakni setiap rakaat terdapat dua kali rukuk.

Rakaat Pertama:

  • Niat dan takbiratul ihram
  • Membaca Al-Fatihah dan surat yang panjang
  • Rukuk pertama (dilakukan cukup lama)
  • I’tidal
  • Membaca Al-Fatihah dan surat kembali
  • Rukuk kedua (cukup lama)
  • I’tidal, lalu sujud seperti biasa

Rakaat Kedua:
Dilaksanakan dengan tata cara yang sama seperti rakaat pertama, yakni dua kali rukuk dalam satu rakaat.

Shalat diakhiri dengan tasyahud dan salam. Jika dilakukan secara berjamaah, dianjurkan dilanjutkan dengan khutbah singkat. Seusai pelaksanaan shalat, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, dzikir, serta bersedekah.

Fenomena ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus kesempatan mengapresiasi keteraturan kosmos dari sudut pandang ilmiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kasus Campak Nasional Anjlok Drastis hingga 95 Persen

Kasus Campak Nasional Anjlok Drastis hingga 95 Persen

News
| Kamis, 26 Maret 2026, 14:57 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement