Fajar-Fikri Tetap Nomor 2 Dunia, Sabar-Reza Tembus 7 Besar
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.
Foto ilustrasi Youtube. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bagi orang tua yang mengandalkan YouTube Kids sebagai platform aman untuk buah hati, kabar terbaru dari Amerika Serikat ini patut diwaspadai. Ratusan dokter spesialis anak, psikiater, hingga organisasi advokasi baru saja melayangkan protes keras kepada CEO Google Sundar Pichai dan CEO YouTube Neal Mohan.
Mereka menuntut tindakan nyata terhadap maraknya konten buatan kecerdasan buatan (AI) bermutu rendah atau yang dikenal sebagai "AI Slop". Seusai surat protes yang diprakarsai kelompok Fairplay ini dirilis, terungkap bahwa lebih dari 200 organisasi, termasuk American Federation of Teachers, ikut mendesak perlindungan mental anak dari algoritma yang agresif.
Apa Itu AI Slop dan Mengapa Berbahaya?
Istilah "AI Slop" merujuk pada video berbiaya rendah yang diproduksi massal oleh mesin tanpa nilai edukasi. Konten ini dirancang dengan warna mencolok dan musik riang hanya untuk membajak perhatian anak-anak.
"AI Slop ini membahayakan perkembangan anak dengan mengaburkan pemahaman mereka tentang realitas dan membajak perhatian mereka," demikian bunyi surat tersebut yang dikutip Mashable, Minggu (5/4/2026).
Seusai melakukan penelitian, para pakar menemukan bahwa algoritma YouTube secara agresif merekomendasikan video dengan alur cerita kacau ini, yang dikhawatirkan merusak rentang perhatian serta perkembangan bahasa balita.
Enam Tuntutan Tegas untuk YouTube
Sebagai langkah penyelamatan, para pakar mengajukan enam poin tuntutan utama, di antaranya:
Tanggapan YouTube dan Kontroversi Investasi
Juru bicara YouTube, Boot Bullwinkle, menyatakan bahwa pihaknya telah memiliki standar tinggi dan memprioritaskan transparansi label AI. Namun, Fairplay menilai kebijakan tersebut tidak efektif karena banyak anak kecil belum bisa membaca label.
Kekecewaan pakar memuncak seusai terungkap fakta bahwa Google justru menginvestasikan 1 juta dolar AS ke Animaj, sebuah studio animasi AI asal Paris. Langkah ini dianggap munafik karena di satu sisi YouTube berjanji memberantas "AI Slop", namun di sisi lain mereka mendanai produsen konten serupa.
Seusai munculnya putusan pengadilan di California mengenai kecanduan media sosial, desakan ini menjadi panggilan bagi para orang tua untuk lebih proaktif. Keamanan digital anak kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan di tengah gempuran konten mesin yang manipulatif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fajar/Fikri tetap di peringkat 2 dunia ranking BWF per 25 Agustus 2026. Sabar/Reza juga masuk 10 besar di posisi ketujuh.
BNPB melakukan survei udara untuk memetakan dampak gempa NTT magnitudo 7,7 dan menemukan landaan tsunami di dua titik.
PBNU menetapkan 557 pemilik hak suara dalam DPT Muktamar Ke-35 NU. Sebanyak 590 peserta diverifikasi untuk mengikuti muktamar di Jombang.
BI menyebut Kartu Kredit Indonesia atau KKI menjadi alternatif pembayaran digital dengan fasilitas penundaan pembayaran sesuai jatuh tempo.
PSEL Bekasi resmi dibangun dengan investasi Rp3 triliun. Proyek ini ditargetkan mengolah 500.000 ton sampah per tahun dan menghasilkan energi hijau.
Kabut asap karhutla mengganggu 10 penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru. Jarak pandang sempat turun hingga 200 meter