Advertisement
Ancam Posisi Canva dan Photoshop, OpenAI Rilis Fitur Images 2.0
Cara menggunakan chatGPT/tangkapan layar - Bisnis/Novita S. Simamora
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Dunia desain berbasis kecerdasan buatan (AI) baru saja mengalami lompatan signifikan. OpenAI secara resmi menghadirkan pembaruan pada generator gambarnya yang memungkinkan sistem untuk melakukan analisis informasi secara mendalam sebelum menghasilkan karya visual. Hasilnya, gambar yang diciptakan kini jauh lebih presisi dan sesuai dengan ekspektasi spesifik pengguna.
Fitur yang diberi tajuk “Images 2.0” ini membawa paradigma baru dalam proses kreatif. Jika pada versi sebelumnya AI hanya bereaksi terhadap deskripsi teks statis, kini sistem mampu mengolah berbagai informasi tambahan untuk mendongkrak kualitas visual secara otomatis.
Advertisement
GSM Arena melaporkan, revolusi fitur All-in-One dan kemudahan editing pembaruan ini hadir sebagai jawaban atas keluhan klasik pengguna mengenai hasil gambar AI yang sering kali meleset dari instruksi. Melalui pendekatan berbasis analisis, detail visual yang dihasilkan kini diklaim mendekati standar profesional desainer manusia.
Selain itu, ChatGPT juga mengintegrasikan fitur all-in-one yang menyederhanakan alur kerja. Pengguna kini memiliki kemampuan untuk:
BACA JUGA
Menghapus latar belakang foto secara instan.
Mengatur rasio gambar sesuai kebutuhan platform (seperti media sosial atau presentasi).
Menghasilkan hingga delapan variasi gambar sekaligus dalam resolusi tinggi.
Kemudahan ini digadang-gadang berpotensi menggeser dominasi aplikasi desain populer seperti Canva dan Adobe Photoshop, terutama untuk segmen pengguna yang membutuhkan hasil desain cepat, praktis, namun tetap berkualitas tinggi.
Optimalisasi Infografik dan Akses Eksklusif Bagi kebutuhan profesional, kemampuan sistem dalam menyusun infografik dan diagram juga mengalami peningkatan pesat. AI kini disebut lebih patuh terhadap instruksi yang kompleks serta memiliki pemahaman bahasa yang jauh lebih baik untuk skala global.
Namun, perlu dicatat bahwa keunggulan penuh dari teknologi ini tidak tersedia bagi seluruh pengguna. Mode “berpikir”—di mana AI melakukan riset mendalam sebelum menggambar—hanya dapat dinikmati oleh pelanggan berbayar, seperti pengguna paket Plus, Pro, Business, dan Enterprise. Sementara itu, pengguna versi gratis tetap bisa mengakses generator gambar standar tanpa dukungan kemampuan analisis lanjutan tersebut.
Era Baru Kreativitas Digital Bagi para kreator konten, pembaruan ini menjadi angin segar untuk mempercepat proses produksi tanpa harus mengorbankan estetika. Mulai dari pembuatan ilustrasi untuk media sosial hingga penyusunan infografik presentasi, seluruhnya kini dapat diselesaikan dalam satu platform yang terintegrasi.
Seiring dengan perkembangan pesat ini, persaingan di industri perangkat lunak desain digital diprediksi akan semakin memanas. Para pengguna kini memiliki pilihan strategis: tetap bertahan dengan alat konvensional atau mulai beralih ke solusi bertenaga AI yang menawarkan efisiensi tanpa batas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









