Telegram Kalah di Pengadilan India, Pemblokiran Sementara Berlaku
Telegram kalah di pengadilan, blokir 6 hari di India tetap berlaku. Hakim sebut perintah pemerintah beralasan untuk cegah kecurangan ujian kedokteran.
Media sosial X - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Fitur yang diluncurkan dengan harapan menjadi ruang interaksi berbasis minat di X (dulu Twitter) berakhir tragis.
Platform milik Elon Musk itu mengumumkan penutupan fitur Communities per 6 Mei 2026. Alasannya: tidak banyak digunakan, sulit dikelola, dan justru dibanjiri spam. Ironisnya, fitur ini malah menjadi sarang empuk bagi penipu dan penyebar malware.
Kepala Produk X, Nikita Bier, buka-bukaan soal kegagalan ini. “Komunitas punya visi yang bagus, tetapi digunakan kurang dari 0,4 persen pengguna, namun menyumbang 80 persen laporan spam, penipuan finansial, dan malware di X,” ungkapnya dikutip dari TechCrunch.
Dengan kata lain, segelintir komunitas yang masih bertahan tidak lagi digunakan sesuai tujuan awal. Banyak dari mereka berubah menjadi saluran akuisisi audiens bagi kreator di luar X atau bahkan tempat jual beli klip berbayar yang kerap menyesatkan. Fitur yang seharusnya mempertemukan pecinta topik tertentu malah dimanfaatkan untuk mengarahkan lalu lintas ke konten kreator di platform lain.
X memberi waktu bagi admin komunitas untuk memindahkan anggotanya ke fitur grup obrolan baru di XChat. Batas waktu migrasi semula 6 Mei, tetapi sudah diperpanjang hingga 30 Mei 2026. Untuk menyambut kedatangan anggota dari komunitas, XChat kini mendukung tautan publik “yang dapat diikuti” untuk obrolan grup. Tautan ini bisa dibagikan dan disematkan di linimasa X. Kapasitas awal 500 anggota per grup, dan dalam beberapa pekan mendatang akan ditingkatkan menjadi 1.000 anggota.
Selain itu, X juga meluncurkan fitur Custom Timelines khusus bagi pelanggan Premium. Fitur ini memungkinkan pengguna menyematkan sejumlah umpan topik khusus di tab beranda. Umpan tersebut akan dipersonalisasi berdasarkan interaksi mereka dengan X—sebuah upaya untuk memberikan kontrol lebih kepada pengguna setia yang bersedia membayar.
Penutupan Communities ini menjadi pelajaran bahwa fitur yang tidak dikelola dengan baik bisa berubah menjadi momok. Spam, penipuan, dan malware bukan hanya mengganggu pengalaman, tetapi juga merusak kepercayaan pengguna terhadap platform. Bagi anggota komunitas yang masih aktif, segera pindah ke XChat sebelum 30 Mei agar tidak kehilangan jaringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telegram kalah di pengadilan, blokir 6 hari di India tetap berlaku. Hakim sebut perintah pemerintah beralasan untuk cegah kecurangan ujian kedokteran.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 kompak turun di Pegadaian hari ini. Cek daftar lengkap harga terbaru.
BPDDI 2026 kembali dibuka, dosen bisa lanjut doktor gratis dengan fasilitas lengkap dari pemerintah.
Ekuador ditahan Curacao 0-0 di Piala Dunia 2026, peluang lolos ke babak 32 besar kini terancam.
Iran ancam tutup Selat Hormuz akibat konflik dengan AS dan Israel, berpotensi ganggu perdagangan dan harga minyak dunia.
Sekolah di Jogja kekurangan guru pendamping disabilitas, Disdikpora siapkan strategi agar layanan tetap optimal.