Dibantai Swedia 1-5, Tunisia Pecat Lamouchi dan Tunjuk Renard
Tunisia resmi menunjuk Herve Renard sebagai pelatih baru setelah memecat Sabri Lamouchi usai kekalahan telak 1-5 dari Swedia di Piala Dunia 2026.
Ilustrasi mobil listrik
Harianjogja.com, JOGJA— Insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam menyoroti satu hal penting yang sering diabaikan: karakteristik teknis mobil listrik saat mengalami mati total.
Dalam kejadian tersebut, sebuah mobil listrik yang mogok di rel memicu gangguan operasional yang berujung tabrakan beruntun. Peristiwa ini menewaskan 14 orang dan melukai puluhan lainnya.
Kenapa Mobil Listrik Tidak Bisa Didorong?
Dirangkum dari berbagai sumber, berbeda dengan mobil konvensional, mobil listrik tidak selalu memiliki sistem “netral” yang benar-benar memutus hubungan roda dan motor. Saat roda diputar—misalnya didorong—motor listrik ikut berputar dan dapat menghasilkan arus listrik melalui proses induksi.
Jika sistem pengelolaan baterai tidak aktif, arus ini tidak terkontrol dan bisa menyebabkan kerusakan serius pada komponen seperti inverter. Dalam kondisi darurat seperti di rel kereta, waktu justru habis untuk hal yang tidak efektif.
Masalah Lain: Rem dan Kemudi
Mobil listrik sangat bergantung pada sistem elektrik. Saat mati total:
Akibatnya, mobil nyaris tidak bisa digeser meski didorong bersama-sama.
Apa yang Harus Dilakukan?
Jika mobil listrik mogok di perlintasan kereta, langkah prioritas adalah keselamatan jiwa:
1. Segera keluar dari kendaraan
Jika ada tanda kereta mendekat, tinggalkan mobil tanpa ragu.
2. Jangan paksa mendorong
Mendorong bisa memperparah kondisi teknis dan membuang waktu kritis.
3. Gunakan mode darurat (jika ada)
Beberapa mobil memiliki “Transport Mode” atau “Neutral Mode” darurat. Pelajari fitur ini dari buku manual.
4. Hubungi bantuan profesional
Evakuasi paling aman menggunakan derek jenis flatbed (gendong), di mana semua roda terangkat.
Pencegahan Lebih Penting
Pemilik mobil listrik perlu memahami kendaraannya sebelum situasi darurat terjadi. Pastikan:
Tragedi di Bekasi menunjukkan bahwa satu kendaraan mogok bisa memicu bencana besar. Dalam situasi kritis, keputusan cepat dan tepat sangat menentukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tunisia resmi menunjuk Herve Renard sebagai pelatih baru setelah memecat Sabri Lamouchi usai kekalahan telak 1-5 dari Swedia di Piala Dunia 2026.
Rupiah melemah ke Rp17.762 per dolar AS. Pasar menanti keputusan The Fed dan RDG BI di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah.
Komdigi mengingatkan ancaman penipuan AI dan deepfake yang makin marak. Kerugian akibat kejahatan digital tercatat mencapai Rp9 triliun.
Lonjakan wisatawan sore hingga malam di Pantai Glagah dan Congot mendorong Dispar Kulonprogo memperpanjang jam operasional TPR demi mengoptimalkan PAD.
TelkomGroup dan Mitratel menanam 2.000 fragmen terumbu karang di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, untuk mendukung pemulihan ekosistem laut.
Harga batu bara acuan periode II Juni 2026 naik menjadi US$123,91 per ton. ESDM menyiapkan relaksasi kuota produksi menyusul kenaikan harga global.