Etik Suryani Jadi Tersangka, Eko Sapto Jabat Plt Bupati Sukoharjo
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menunjuk Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo sebagai Plt Bupati Sukoharjo usai Etik Suryani ditetapkan KPK.
Tampilan Ferrari Luce EV. (La Gazzetta Ferrari)
Harianjogja.com, JAKARTA — Setelah penantian panjang dan berbagai spekulasi, Ferrari akhirnya mengungkap mobil listrik pertamanya, Ferrari Luce 2027. Model ini langsung mencuri perhatian karena menggabungkan performa ekstrem khas Ferrari dengan teknologi kendaraan listrik mutakhir.
Dilaporkan oleh media otomotif Australia Drive, Ferrari Luce hadir sebagai sedan listrik mewah dengan tenaga mencapai 772 kW. Mobil ini diklaim mampu melesat dari 0 hingga 100 kilometer per jam hanya dalam 2,5 detik, sekaligus menawarkan jarak tempuh hingga 530 kilometer berdasarkan standar WLTP.
Desain Futuristik Hasil Kolaborasi Eks Apple
Berbeda dari model Ferrari sebelumnya, desain Luce digarap oleh tim LoveFrom yang dipimpin Jony Ive dan Marc Newson. Keduanya dikenal lewat karya inovatif di Apple, yang kini tercermin dalam pendekatan desain minimalis namun futuristik pada Luce.
Mobil ini mengusung konsep aerodinamika ekstrem dengan bentuk “cangkang” mulus dari depan hingga belakang bergaya kammtail. Panel aluminium yang digunakan tidak hanya ringan, tetapi juga berfungsi meningkatkan efisiensi aliran udara dan stabilitas di kecepatan tinggi.
Ferrari juga menghilangkan elemen sayap besar, menggantinya dengan panel aerodinamis tersembunyi yang bekerja layaknya spoiler aktif.
Dimensi Lebih Besar, Pusat Gravitasi Lebih Rendah
Secara ukuran, Luce sedikit lebih panjang dibanding Ferrari Purosangue, tetapi lebih rendah dan ramping. Keunggulan lain terletak pada pusat gravitasi yang 95 mm lebih rendah berkat posisi baterai di lantai kendaraan, memberikan handling yang lebih stabil.
Interior Canggih Bergaya Apple
Masuk ke dalam kabin, nuansa teknologi tinggi langsung terasa. Interior Luce mengusung konsep Human Machine Interface (HMI) generasi baru, dengan layar tengah yang dapat diputar ke arah pengemudi atau penumpang.
Setir aluminium bergaya retro dilengkapi kontrol intuitif, sementara kombinasi layar sentuh dan tombol fisik tetap dipertahankan untuk kenyamanan pengguna. Bahkan, sistem suhu kabin ditampilkan melalui gradasi warna visual yang unik.
Performa dan Teknologi Listrik Ekstrem
Ferrari Luce dibekali baterai berkapasitas 122 kWh dengan arsitektur 800 volt dan kemampuan pengisian cepat hingga 350 kW. Uniknya, mobil ini menggunakan total 12 motor listrik—empat untuk penggerak utama dan sisanya untuk sistem suspensi serta kemudi canggih.
Dalam mode launch control, tenaga penuh mencapai 772 kW dengan torsi hingga 11.500 Nm di roda, menjadikannya salah satu mobil listrik paling bertenaga di dunia.
Sistem penggerak semua roda (AWD) juga dirancang adaptif, memungkinkan efisiensi lebih tinggi saat berkendara santai maupun performa maksimal saat dibutuhkan.
Era Baru Ferrari
Ferrari Luce 2027 menjadi tonggak penting dalam transformasi Ferrari menuju elektrifikasi penuh. Meski desainnya dinilai tidak konvensional, Ferrari justru melihatnya sebagai langkah strategis untuk menjangkau generasi baru pecinta otomotif.
Dengan kombinasi performa buas, teknologi canggih, dan desain revolusioner, Ferrari Luce menandai babak baru dunia supercar listrik yang semakin kompetitif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menunjuk Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo sebagai Plt Bupati Sukoharjo usai Etik Suryani ditetapkan KPK.
Rupiah dibuka melemah ke Rp18.115 per dolar AS pada Selasa 14 Juli 2026. Konflik AS-Iran dan penguatan dolar masih menjadi tekanan utama bagi mata uang Garuda.
468 bayi Peru diberi nama Haaland usai penampilan gemilang di Piala Dunia 2026. Tapi masih kalah populer dari Messi (3.400) dan Neymar (34.000).
Deepfake AI di Jepang rugikan kreator Rp495 miliar dari 43.000 konten ilegal dalam 2 bulan. Pemerintah bentuk panel ahli, industri masih minim panduan.
Kemendikdasmen terbitkan SE pembatasan gawai di sekolah. Menteri Abdul Mu'ti: bukan larangan, tapi perlindungan dari adiksi & konten negatif.
Jadwal wakil Indonesia di hari pertama Japan Open 2026. Jonatan Christie, Alwi Farhan, serta Febriana/Meilysa menghadapi tantangan berat di Tokyo.