Advertisement
Backup Chat WhatsApp Akan Pindah ke Cloud Sendiri
Foto ilustrasi Whatssapp. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—WhatsApp tengah menyiapkan perubahan besar dalam sistem pencadangan chat dengan mengembangkan layanan cloud internal yang memungkinkan pengguna tidak lagi bergantung pada Google Drive maupun iCloud. Fitur ini disebut akan membawa sistem backup yang lebih aman dengan enkripsi end-to-end sebagai standar utama.
GSM Arena melaporkan, dalam pengembangan tersebut, WhatsApp menghadirkan opsi baru berupa “first-party encrypted cloud backup provider” yang memungkinkan pengguna memilih lokasi penyimpanan cadangan chat.
Advertisement
Selama ini, pengguna Android Google Drive dan pengguna iPhone iCloud menjadi dua platform utama penyimpanan backup WhatsApp. Namun, sistem tersebut membuat ruang penyimpanan pengguna terbagi dengan file lain seperti foto, dokumen, dan email.
Dengan hadirnya cloud internal WhatsApp, WABetaInfo mengungkapkan, cadangan chat akan disimpan secara terpisah tanpa mengganggu kapasitas penyimpanan utama perangkat. Selain itu, WhatsApp menegaskan bahwa enkripsi end-to-end akan menjadi standar wajib sehingga bahkan pihak perusahaan tidak dapat mengakses isi backup pengguna.
BACA JUGA
Pilihan Penyimpanan dan Paket Kuota
Dalam sistem baru ini, setiap pengguna disebut akan mendapatkan kapasitas gratis sekitar 2 GB untuk menyimpan data backup. Jika kebutuhan lebih besar, WhatsApp dikabarkan menyiapkan opsi berbayar sekitar 50 GB dengan biaya kurang dari satu dolar AS per bulan.
Model ini menunjukkan arah baru layanan WhatsApp dalam mengembangkan ekosistem penyimpanan mandiri yang sekaligus dapat dimonetisasi. Meski begitu, seluruh informasi harga masih bersifat sementara dan dapat berubah saat peluncuran resmi.
Sistem Keamanan Berlapis
WhatsApp juga memperkuat aspek keamanan dengan tiga opsi kunci enkripsi. Pengguna dapat memilih passkey berbasis biometrik, kata sandi pribadi, atau kode enkripsi 64 digit untuk perlindungan maksimal.
Sistem ini dirancang agar data tetap aman meskipun terjadi kebocoran server, karena informasi tidak dapat diakses tanpa kunci dari pengguna.
Bagi pengguna di Indonesia, sistem ini berpotensi mengurangi ketergantungan pada layanan penyimpanan eksternal. Pengguna tidak lagi perlu menambah kapasitas Google Drive hanya untuk keperluan backup percakapan.
Selain itu, migrasi data antar perangkat juga berpotensi menjadi lebih sederhana di masa depan, meski fitur lintas sistem operasi masih dalam tahap pengembangan lanjutan.
Meski demikian, fitur cloud internal WhatsApp saat ini masih berada dalam tahap pengujian beta dan belum memiliki jadwal rilis resmi. Kemungkinan besar, uji coba terbatas akan dilakukan terlebih dahulu sebelum peluncuran global pada 2026 atau 2027.
Jika nantinya tersedia, pengguna kemungkinan akan menemukan opsi baru di menu pengaturan seperti pemilihan penyedia backup atau WhatsApp Cloud sebagai lokasi penyimpanan utama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Setelah Jogja, Kini Viral Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di Aceh
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Little Aresha, Sultan Tutup Semua Daycare Tak Berizin di DIY
- Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
- Pemkab Sleman Usulkan Proyek Infrastruktur 2026, Fokus Jalan dan Pasar
- Jadwal KRL Jogja-Solo 29 April 2026, Berangkat dari Tugu 05.05 WIB
- Jadwal KRL Solo-Jogja 29 April 2026 Lengkap Semua Stasiun
Advertisement
Advertisement








