Gunung Karangetang Erupsi, Abu Membubung 1.000 Meter
Gunung Karangetang di Sulawesi Utara erupsi pada 7 November 2026. Kolom abu mencapai 1.000 meter, sementara guguran lava mengarah ke sejumlah sungai.
Ilustrasi Apple iOS 11.3/JIBI-Ist-Apple.com
Harianjogja.com, JOGJA--Apple mengatakan telah memulai peluncuran label baru untuk melindungi privasi dalam aplikasi yang dapat dilihat pengguna sebelum mengunduh aplikasi di App Store.
Apple mengumumkan ketentuan label tersebut dalam konferensi pengembang pada bulan Juni. Label itu berupaya menyampaikan informasi dengan cepat tentang beberapa kategori pengumpulan data dan agak mirip dengan label nutrisi pada produk makanan.
Apple mulai mengharuskan pengembang untuk memberikan informasi label privasi data pekan lalu, sebagai bagian dari proses peninjauan untuk merilis atau memperbarui aplikasi.
BACA JUGA : Ini Daftar Aplikasi Terbaik & Paling Banyak Diunduh pada
Label privasi data tersebut akan diperkenalkan seiring dengan pengembang mengirimkan aplikasi mereka untuk disetujui oleh Apple, dan pengguna akan melihatnya sebelum mengunduh atau memperbarui aplikasi.
Dikutip dari Reuters, Senin, Apple akan mewajibkan pengungkapan kapan aplikasi mengumpulkan data untuk hal apa saja yang dianggap "melacak" pengguna di seluruh aplikasi atau situs web yang tidak terkait.
Pengembang akan dapat menawarkan penjelasan untuk pengumpulan data, tetapi pengguna harus mengklik dua rangkaian tautan untuk melihat penjelasannya.
Pengembang juga bertanggung jawab atas keakuratan informasi, namun Apple mengatakan kepatuhan akan diperiksa selama proses peninjauan aplikasi, selama audit secara acak, dan sebagai tanggapan atas keluhan pengguna.
Label tersebut adalah bagian dari serangkaian perubahan yang lebih luas yang diluncurkan Apple tahun ini untuk memperkenalkan lebih banyak pemberitahuan dan persyaratan izin untuk pengumpulan data di perangkatnya.
BACA JUGA : Google dan Apple Larang Pemanfaataan Teknologi Pelacak
Persyaratan baru untuk pemberitahuan kepada pengguna sebelum penggunaan pengenal iklan digital memicu protes dari sejumlah perusahaan, termasuk Facebook. Banyak pengiklan digital mengatakan pengguna kemungkinan akan menolak data mereka untuk dikumpulkan karena aturan baru tersebut.
Aturan itu akan mulai berlaku tahun ini, namun Apple mengatakan akan menunda implementasinya hingga awal 2021 untuk memberi pengembang lebih banyak waktu dalam membuat perubahan pada aplikasi mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gunung Karangetang di Sulawesi Utara erupsi pada 7 November 2026. Kolom abu mencapai 1.000 meter, sementara guguran lava mengarah ke sejumlah sungai.
Jadwal KRL Palur-Jogja 6 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di 13 stasiun.
Arief Hidayat menilai penyadapan Presiden Prabowo bisa masuk kategori makar jika melibatkan pihak asing dan mengancam kedaulatan negara.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 8 November 2026, tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Leeds United menang 1-0 atas Tottenham Hotspur berkat gol Noah Okafor menit ke-79 sekaligus mengakhiri puasa kemenangan lima pertandingan.
Shin Tae-yong dan Rizky Ridho mengkritik kondisi rumput JIS setelah Persija Jakarta menang 1-0 atas Persebaya Surabaya.