Upanat, Sandal Khusus untuk Pengunjung Candi Borobudur
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
ilustrasi/www.metalinjection.net
Harianjogja.com, SOLO - Youtube menghapus jumlah dislike di setiap video mulai Kamis (11/11/2021).
Total jumlah dislike yang ada di video tersebut disembunyikan untuk membuat para pembuat konten lebih nyaman. Menurut Youtube, para penonton video di Youtube tidak bisa lagi melihat jumlah dislike yang berada di setiap video.
Meskipun begitu, tombol dislike tetap ada di bawah video yang dibuat sebagai bentuk feedback.
Menurut The Verge, penghilangan jumlah dislike tersebut dilakukan untuk menghilangkan adanya \'olok-olok\'.
Penghilangan dislike ini dilakukan Youtube karena adanya protes tentang penyerangan video yang memang menargetkan tombol tidak suka.
Youtube mengatakan, ada beberapa pelaku iseng yang sengaja menyerang video hanya memberikan tombol dislike.
Lantaran Youtube telah mendengar langsung dari pembuat konten yang lebih kecil, mereka akhirnya hadir dengan penghilangan jumlah tombol tidak suka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Lonjakan penumpang kereta saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus capai 778 ribu tiket. Jogja jadi tujuan favorit masyarakat.
Polisi gerebek rumah di Bantul yang diduga jual miras oplosan. Lima botol disita, operasi terus digencarkan tekan peredaran ilegal.
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.
Prancis umumkan skuad Piala Dunia 2026. Camavinga dan Kolo Muani dicoret, Mbappe tetap jadi andalan utama Les Bleus.
BYD Indonesia Perluas Akses EV Lewat Penyegaran ATTO 1 dan Kehadiran Varian Baru, STD, Untuk Respon Antusiasme Besar Masyarakat Indonesia