8 Tahun Berlalu, Ddu-Du Ddu-Du Tembus 2,4 Miliar di YouTube!
BLACKPINK cetak sejarah! Video "Ddu-Du Ddu-Du" tembus 2,4 miliar view di YouTube, pertama dari grup K-Pop. Simak daftar video miliaran mereka.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Nitrogen merupakan gas murni yang disaring dan tidak ada kandungan air di dalamnya. Hal ini membuat angin nitrogen tidak menguap dan mengalami kebocoran. Atas pertimbangan hal itu, dewasa ini banyak mobil menggunakan angin nitrogen.
Lalu? Apa efek dan kelebihan angin nitrogen yang diisikan ke ban mobil? berikut penjelasannya.
Penggunaan angin nitrogen akan membuat ban mobil lebih stabil. Sebab, nitrogen adalah unsur yang tidak mudah terkontaminasi.
Stabilnya keberadaan angin nitrogen membuat daya tahan angin di ban bertahan lama dan lebih awet. Anda tidak perlu sering mengisi angin di ban mobil Anda.
Efek lain dari penggunaan angin Nitrogen adalah ukuran dan bentuk ban mobil Anda terjaga. Sebab, tekanan dari angin Nitrogen stabil.
Keberadaan angin nitrogen juga berdampak pada risiko oksidasi yang terkurangi dan mengurangi korosi pada velg mobil Anda.
Angin nitrogen akan berdampak kepada peningkatan daya cengkram ban mobil Anda lebih bertambah. Tidak percaya? Coba Anda cek tapak ban mobil Anda, pasti akan lebih terlihat menempel ke permukaan jalan dengan sempurna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BLACKPINK cetak sejarah! Video "Ddu-Du Ddu-Du" tembus 2,4 miliar view di YouTube, pertama dari grup K-Pop. Simak daftar video miliaran mereka.
Bajaj akan meluncurkan motor listrik terbarunya ke pasar ekspor lebih dulu sebelum India. Amerika Latin dipilih sebagai target utama karena permintaan kendaraan
Asita DIY menilai tren wisata multi-destinasi menjadi peluang besar bagi Yogyakarta untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, memperkuat ekonomi lokal, dan men
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
PT Importa Jaya Abadi membidik ekspansi ke pasar Asia Tenggara setelah memperkuat dominasinya di pasar domestik.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI