Hyundai Tarik Ratusan Ribu Mobil Gara-gara Risiko Rem Mendadak
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Mobil rusak terjadi tidak hanya karena kurangnya perawatan. Tetapi, bisa saja karena perilaku dan kebiasaan buruk dari pemakainya. Berikut kebiasaan buruk yang dilakukan oleh pengemudi mobil yang dapat membuat mobil menjadi cepat rusak.
Salah satu kebiasaan buruk bagi pengguna mobil adalah menahan kopling pada saat terjadi kemacetan. Hal ini memang memudahkan saat ingin memajukan mobil daripada memindahkan gigi ke posisi netral, namun berdampak buruk pada mesin.
Kebiasaan langsung menstarter mobil akan merusak mesin mobil. Seharusnya Anda menunggu lampu indikator mati sebelum menstarter mobil. Hal ini dilakukan untuk memberi waktu sistem injeksi mobil menerima data dari komponen mesin dan kondisi lingkungan saat mobil dinyalakan.
Memposisikan gigi netral pada jalan menurun tidak hanya akan membuat mobil rusak tapi menyebabkan kecelakaan.
Ada beberapa contoh mengemudikan mobil asal-asalan, misalnya seperti memindahkan gigi dengan perpindahan yang kasar dan lupa menginjak kopling pada gigi manual. Hal ini membuat transmisi dan kopling mobil menjadi lebih rentan kerusakan.
Ketika mobil dalam keadaan mati, lampu mobil tidak boleh dinyalakan secara terus menerus. Hal ini dapat berakibat buruk terhadap mobil.
Meskipun ban menjadi komponen yang tidak perlu perawatan khusus, namun pemilik mobil harus selalu mengecek kondisi ban. Kondisi ban yang gundul atau kurang tekanan angin dapat mempengaruhi keamanan dan performa kendaraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai recall 421 ribu mobil di AS akibat risiko rem mendadak dari error software kamera depan pada model 2025–2026.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa