Skandal Prostitusi Anak di Italia, Bastoni dan 3 Pemain Lain Diperiksa
Alessandro Bastoni menjadi subjek penyelidikan kejaksaan Milan dalam kasus dugaan prostitusi anak di bawah umur yang masih terus didalami.
Toyota Innova siap diekspor dari Indonesia./TMMIN
Harianjogja.com, JAKARTA — Toyota Motor Corp Jepang mengatakan produksi global pada bulan April meleset dari target awal karena wabah Covid-19 dan kekurangan suku cadang yang memperlambat pemulihan pascapandemi.
Produsen mobil terbesar di dunia berdasarkan penjualan itu memproduksi 692.259 kendaraan pada April, turun 9,1 persen dari bulan yang sama tahun lalu. Padahal sebelumnya, Toyota berencana memproduksi sekitar 750.000 kendaraan di seluruh dunia.
Toyota juga mencatat penjualan global di bulan April sebanyak 763.708 unit, turun 11,1 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Penjualan domestik, di luar penjualan unit Daihatsu dan Hino Motors Ltd, turun hampir 17 persen menjadi 103.143 unit.
Angka-angka tersebut sontak menimbulkan pertanyaan tentang tingkat keparahan krisis rantai pasokan dan bagaimana hal itu akan mempengaruhi produksi dalam beberapa bulan mendatang.
Pekan lalu, Toyota menurunkan target produksi global sekitar 800.000 unit kendaraan di bulan Juni dan mengisyaratkan adanya kemungkinan untuk menurunkan target produksi setahun penuh sebanyak 9,7 juta unit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Reuters & Antara
Alessandro Bastoni menjadi subjek penyelidikan kejaksaan Milan dalam kasus dugaan prostitusi anak di bawah umur yang masih terus didalami.
Pemerintah resmi mewajibkan registrasi SIM dengan biometrik wajah mulai 2026 untuk meningkatkan keamanan dan mencegah kejahatan digital.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Penggunaan BBM B50 aman untuk kendaraan diesel, namun pakar ITB mengingatkan beberapa komponen penting tetap harus rutin dicek.
Prediksi Inggris vs RD Kongo di 32 besar Piala Dunia 2026, lengkap dengan susunan pemain, analisis, dan prediksi skor terbaru.
Kemdiktisaintek meluruskan isu 60.000 camaba mundur. Data itu berasal dari evaluasi 2025, bukan kondisi penerimaan 2026.