Hore!!! Harga Beras Segera Turun, Begini Penjelasan Bulog
Harga beras yang mahal di pasaran saat ini akan segera turun. Hal itu diungkap oleh Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi.
Komisari PT PLN (Persero) Dudy Purwagandhi mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Jalan Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (26/12/2020)./ANTARA
Harianjogja.com, JAKARTA—Upaya mengembangkan ekosistem guna meningkatkan populasi kendaraan listrik (electronic vehicle/EV) menghadapi banyak tantangan. Selain butuh sinergi semua pihak terkait, terdapat empat tantangan untuk mempopulerkan mobil listrik termasuk di Indonesia.
Keempat tantangan pengembangan kendaraan listrik itu diungkapkan oleh Regional Vice President Nissan ASEAN Isao Sekiguchi baru-baru ini pada "EV Smart Mobility-Joint Project" di Bali baru-baru ini.
“Menurut saya ada empat tantangan untuk mempromosikan mobil listrik. Pertama, pemahaman dan kesadaran konsumen perihal kendaran listrik,” katanya.
Kedua, lanjut Sekiguchi ialah kehadiran infrastruktur pengisian daya listrik atau yang dikenal dengan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Kehadiran SPKLU sangat penting untuk mempromosikan kendaraan listik.
Ketiga, katanya, insentif dari pemerintah yang bakal sangat berguna untuk mempromosikan mobil listrik. Keempat ialah produk yang tepat di pasar yang tepat.
BACA JUGA: Hyundai Akan Membuat Pusat Riset Mobil Listrik di Indonesia
"Tantangan infrastruktur misalnya, di Jepang jumlah stasiun daya listrik mencapai 30.000 unit, lebih banyak dari stasiun bahan bakar minyak. Namun, nyatanya pasar mobil listrik di Jepang masih 1 persen dari total pasar,” jelasnya.
Salah satu bentuk nyata mendorong pengenalan mobil listrik antara lain melalui inisiatif "EV Smart Mobility-Joint Project" yang digagas oleh lima merek Jepang yakni Nissan, Mitsubishi Motors, Mitsubishi Fuso, Nissan, Isuzu, dan Toyota
"EV Smart Mobility-Joint Project" merupakan proyek percontohan kendaraan listrik terintegrasi mulai dari kendaraan penumpang hingga kendaraan niaga. Proyek ini akan berlangsung hingga akhir 2022.
Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor mengatakan bahwa tujuan "EV Smart Mobility-Joint Project" ialah memperkenalkan mobil listrik kepada masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah menurunkan emisi karbon.
BACA JUGA: Bikin Innova Listrik, Toyota Siap Investasi Rp27,1 Triliun di Indonesia
“Targetnya, semakin banyak model kendaraan elektrifikasi yang diperkenalkan, masyarakat menjadi semakin peduli dan punya pengalaman lebih banyak dengan teknologi elektrifikasi," ujar Henry Tanoto.
Pada proyek ini, kelima merek menyediakan 15 unit kendaraan listrik, yang terdiri dari 13 unit kendaraan penumpang dan 2 unit kendaraan komersial. Untuk mobil penumpang terdapat Toyota C+pod sebanyak 5 unit, Toyota Prius (5 unit), Nissan Leaf (1 unit), Mitsubishi Outlander (1 unit), dan Mitsubishi Minicab-MiEV (1 unit). Pada segmen kendaraan niaga terdapat Fuso eCanter dan EV Elf Truck Isuzu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Harga beras yang mahal di pasaran saat ini akan segera turun. Hal itu diungkap oleh Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.