Bosch Nilai Potensi Bahaya Ketergantungan Otomotif Pada Sel Baterai

Rizqi Rajendra
Rizqi Rajendra Kamis, 22 September 2022 00:37 WIB
Bosch Nilai Potensi Bahaya Ketergantungan Otomotif Pada Sel Baterai

Perakitan baterai untuk mobil listrik/ Bloomberg

Harianjogja.com, JAKARTA—Perusahaan multinasional yang bergerak di bidang teknik dan elektronika di Jerman, Robert Bosch GmbH atau Bosch, mewanti-wanti kepada industri kendaraan listrik atau electic vehicle (EV) tentang risiko bergantung pada satu sumber bahan bakar, dalam hal ini sel baterai.

Apalagi dengan adanya kondisi krisis gas di Eropa akibat perang antara Rusia dan Ukraina, menjadi sebuah konsekuensi baru bagi industri EV untuk mencari energi alternatif dari sel baterai.

"Kami melihat konsekuensi dari kekurangan gas untuk Jerman dan Eropa karena kami menyiapkan terlalu sedikit alternatif," ujar Kepala Layanan Mobilitas untuk Bosch, Markus Heyn dikutip dari Bloomberg, Selasa (20/9/2022).

"Di industri otomotif, kita harus menggunakan kesempatan ini untuk bertanya pada diri sendiri apa yang bisa kita lakukan jika sel baterai terlalu sedikit," imbuhnya.

BACA JUGA: Harga Lithium Melonjak Drastis, Produsen Kendaraan Listrik Berpotensi Tertekan

Alternatif baterai yang perlu dipertimbangkan, kata Heyn, termasuk sel bahan bakar yang menggunakan hidrogen dan oksigen untuk menggerakkan motor listrik.

Saat ini, baterai adalah salah satu pendorong biaya utama untuk kendaraan listrik. Akan tetapi, industri EV kini telah goyah karena harga lithium sebagai bahan baku baterai melonjak drastis.

Hal tersebut juga membuat produsen mobil listrik mempertimbangkan untuk segera menawarkan margin yang sama dengan kendaraan berbahan bakar fosil.

"Setiap orang pasti ingin melihat alternatif untuk daya baterai. Tapi ini hanya akan ada jika kita telah mempersiapkannya di waktu yang tepat," pungkas Heyn.

BACA JUGA: Spesifikasi Lengkap Honda New CBR250RR, Perdana Diproduksi di Indonesia

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Sirojul Khafid
Sirojul Khafid Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online