Round-up Asian Games 2026: Karate Tambah Perunggu untuk Indonesia
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Ilustrasi bermedia sosial./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Etika dalam berinternet sangat penting diterapkan untuk mencegah timbulnya konflik atau drama di media sosial.
Dikutip dari Antara, dosen Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Albertus Magnus Prestianta mengatakan konflik atau drama di media sosial kerap terjadi dan dipicu oleh sejumlah hal, seperti informasi hoaks atau pesan menyinggung SARA yang menyulut emosi.
“Dalam situasi itu, dibutuhkan apa yang namanya netiket,” ujar Albertus.
Netiket adalah seperangkat cara tentang perilaku dan tata krama saat berkomunikasi dengan orang lain lewat internet.
Prinsip tersebut, kata dia, ibarat pepatah yang berbunyi di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Artinya, di mana pun seseorang berada, orang tersebut harus tetap menghormati aturan yang berlaku.
Untuk mencegah terjadinya drama atau konflik di media sosial, Albertus menyarankan untuk menerapkan prinsip saring sebelum berbagi. Selain itu, perlu pula pemahaman netiket untuk membentengi diri dan mengendalikan diri.
"Kuasai keterampilan menyeleksi dan menganalisis informasi saat berkomunikasi di platform digital,” ucap Albertus.
Hal itu disampaikannya dalam sesi penjabaran materi dalam program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kemenkominfo belum lama ini.
Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Bone Nur Aisyah Rusnali menambahkan beberapa jenis informasi yang patut diwaspadai agar tidak terperangkap informasi hoaks, di antaranya berhati-hati dengan judul berita yang provokatif.
“Perhatikan kalimat yang merendahkan harga diri atau melecehkan orang lain, kelompok, maupun suku. Jika mendapati informasi hoaks, stop untuk tidak meneruskan ke orang lain. Ingat, jejak digital itu abadi,” ucap Nur Aisyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Round-up Asian Games 2026: karate menambah perunggu untuk Indonesia, sementara beregu putra dan putri bulu tangkis lolos ke semifinal.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.
Jadwal Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hari ini mencakup 21 cabor, termasuk esports, atletik, bulu tangkis, wushu, dan angkat besi.