Intelijen AS Sebut China Kantongi Data 220 Juta Pemilih Amerika
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.
iPhone Kuning/Ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Penjualan ponsel iPhone yang kuat telah mengamankan pendapatan kuartalan bagi Apple pada kuartal pertama tahun ini.
BACA JUGA: Apple Siap Agresif ke Pasar Negara Berkembang
GSM Arena mengungkapkan, pendapatan iPhone dilaporkan mencapai 51,3 miliar dolar Amerika Serikat (sekitar Rp752 triliun) atau naik 2 persen YoY dan meningkat dua kali lipat setiap tahun di beberapa pasar negara maju dan berkembang seperti India, Indonesia, dan Turki.
Secara keseluruhan, Apple membukukan sekitar 94,8 miliar dolar AS (sekitar Rp1,3 kuadriliun) antara Januari dan Maret 2023. Angka itu turun sebesar 3 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 97,2 miliar dolar AS (sekitar Rp1,4 kuadriliun).
Meski turun secara keseluruhan, hasil tersebut lebih baik atau mengalahkan perkiraan para analis. GSM Arena menyebut bahwa penurunan terutama disumbang oleh penjualan Mac dan iPad dengan kinerja yang buruk.
Sementara layanan aplikasi dari Apple tercatat ada sekitar 975 juta pelanggan berbayar atau 150 juta lebih banyak dibanding 2022.
CEO Apple Tim Cook mengatakan bahwa perusahaan akan terus berinvestasi untuk jangka panjang, termasuk kemajuan besar dalam membangun produk dan rantai pasokan netral karbon pada 2030.
Mengutip laporan Reuters yang disiarkan Sabtu (6/5), Warren Buffett menyebut Apple sebagai portofolio bisnis terbaik yang dimiliki Berkshire. Perusahan investasi Berkshire belum lama ini telah memegang 5,6 persen saham di Apple.
Buffett telah lama memuji Apple dengan produk yang didominasi oleh iPhone yang diinginkan dan dibutuhkan banyak orang. Buffet melalui perusahaan investasi miliknya membeli saham Apple senilai 1 miliar dolar AS (sekitar Rp14,6 triliun) pada Mei 2016 dan meningkat menjadi 151 miliar dolar AS (sekitar Rp2,2 kuadriliun) pada Maret 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.
Sleman memberangkatkan 325 KK transmigran selama 2010-2024. Pemberangkatan terbanyak terjadi pada 2012 setelah erupsi Gunung Merapi.
PSIM Jogja menyisakan anggaran pemain untuk putaran kedua Super League 2026/2027 agar tetap memiliki ruang merekrut pemain baru.